lahatsatu.com – Sebuah terobosan penting dalam konektivitas jalan tol di Jawa Timur segera terwujud. Simpang Susun Gending, yang akan menjadi penghubung vital antara Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) dengan Jalan Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi), kini telah menuntaskan tahap pembangunannya. Proyek strategis ini menjanjikan perjalanan yang lebih lancar dan efisien, khususnya bagi pengendara yang menuju Kraksaan atau Paiton, tanpa perlu keluar ke jalur non-tol.
Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah melakukan serangkaian Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO) pada 16-17 Juli 2026. Evaluasi menyeluruh ini bertujuan untuk memverifikasi kesiapan operasional, kelayakan fungsional, dan standar keselamatan Simpang Susun Gending sebelum resmi dibuka untuk publik.

Hasil ULFO secara umum menyatakan Simpang Susun Gending memenuhi kriteria kelayakan. Namun, tim penguji juga memberikan beberapa catatan krusial yang harus segera ditindaklanjuti oleh PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol. Perbaikan ini terbagi dalam empat kategori utama demi menjamin pengalaman berkendara yang optimal.
Pertama, penyempurnaan perlengkapan jalan dan gerbang tol. Ini mencakup penyesuaian rambu lalu lintas, marka jalan, pemasangan guardrail, median concrete barrier, crash cushion, hingga pen




