Otorita IKN Gelontorkan Rp 313 Miliar untuk Pasar Sepaku dan Orchid Garden

Jakarta, Lahatsatu.com – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus memacu pembangunan tahap kedua dengan menandatangani dua kontrak kerja sama senilai total Rp 313,2 miliar. Proyek

Agus sujarwo

Otorita IKN Gelontorkan Rp 313 Miliar untuk Pasar Sepaku dan Orchid Garden

Jakarta, Lahatsatu.com – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus memacu pembangunan tahap kedua dengan menandatangani dua kontrak kerja sama senilai total Rp 313,2 miliar. Proyek ini meliputi penataan Kawasan Sepaku dan pembangunan kawasan olahraga serta ruang terbuka hijau, termasuk Orchid Garden.

Penandatanganan kontrak ini menandai komitmen pemerintah dalam mewujudkan IKN sebagai kota yang layak huni, modern, dan berkelanjutan. Dana sebesar Rp 124,3 miliar dialokasikan untuk Penataan Kawasan Sepaku, sementara Rp 188,9 miliar lainnya akan digunakan untuk Penataan Kawasan Olahraga dan Ruang Terbuka Hijau.

Otorita IKN Gelontorkan Rp 313 Miliar untuk Pasar Sepaku dan Orchid Garden
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Plt. Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN, Danis H. Sumadilaga, menjelaskan bahwa proyek-proyek ini merupakan bagian integral dari pembangunan IKN periode 2025-2029. "Setelah penandatanganan tujuh proyek jalan minggu lalu, kami melanjutkan dengan penataan kawasan olahraga, ruang terbuka hijau, dan kawasan Sepaku," ujarnya.

Penataan Kawasan Sepaku akan mencakup pembangunan Pasar Sepaku, penataan koridor sepanjang 1,5 km, dan pembangunan sepuluh pos pengamanan di seluruh wilayah IKN. Sementara itu, Penataan Kawasan Olahraga dan Ruang Terbuka Hijau akan meliputi pembangunan Orchid Garden, rehabilitasi area glamping, pembangunan infrastruktur PSSI, dan pembangunan pusat riset Wanagama.

Otorita IKN menekankan bahwa pembangunan Pasar Sepaku dilakukan dengan pendekatan partisipatif, melibatkan masyarakat setempat dalam proses pengambilan keputusan. "Pasar Sepaku adalah pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Model pasar yang akan dibangun dipilih melalui voting masyarakat," kata Danis.

Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, menambahkan bahwa pedagang Pasar Sepaku akan direlokasi sementara selama masa konstruksi. "Kami sedang berkoordinasi untuk meminjam lahan aset provinsi sebagai tempat relokasi sementara hingga akhir tahun," jelasnya.

Selain itu, kawasan glamping akan dikembangkan menjadi ruang publik yang fungsional dan edukatif, memanfaatkan potensi hutan tropis sebagai pusat pembelajaran dan penelitian kehutanan.

Otorita IKN berkomitmen untuk terlibat aktif dalam seluruh tahapan proyek, memastikan tata kelola pembangunan yang transparan dan akuntabel. Kerja sama erat dengan berbagai pihak terus dijalin untuk mewujudkan visi IKN sebagai kota masa depan yang inklusif dan berkelanjutan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar

ads cianews.co.id banner 1