Jakarta, Lahatsatu.com – Warga Bekasi harus merogoh kocek paling dalam untuk biaya transportasi bulanan dibandingkan dengan warga di kota-kota besar lainnya di Indonesia. Berdasarkan data survei biaya hidup Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2018, rata-rata ongkos transportasi di Bekasi mencapai Rp 1,9 juta per bulan, atau sekitar 14% dari total biaya hidup.
Direktur Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda Kementerian Perhubungan, Risal Wasal, menjelaskan bahwa mahalnya biaya transportasi di kota-kota besar disebabkan oleh belum terintegrasinya sistem transportasi umum, terutama pada layanan first mile dan last mile. Layanan ini menghubungkan tempat tinggal atau lokasi awal masyarakat ke transportasi utama, serta dari transportasi utama ke tujuan akhir.

"Memang mahal karena first mile dan last mile kita belum optimal. Masyarakat harus menggunakan ojek atau transportasi lain untuk mencapai transportasi umum. Jika membawa mobil, biaya parkir juga mahal. Padahal, tarif kereta api hanya Rp 3.500," ujar Risal di Kantor Kemenhub, Kamis (31/7/2025).
Idealnya, biaya transportasi tidak melebihi 10% dari total biaya hidup. Namun, survei BPS menunjukkan bahwa rata-rata kontribusi ongkos transportasi masyarakat Indonesia mencapai 12,46% dari total biaya hidup.
Setelah Bekasi, Depok menjadi kota dengan persentase beban ongkos transportasi tertinggi terhadap biaya hidup. Warga Depok rata-rata menghabiskan Rp 1,8 juta per bulan untuk transportasi, atau sekitar 16,32% dari total biaya hidup.
Berikut adalah daftar lengkap ongkos transportasi bulanan di 10 kota besar di Indonesia:
- Bekasi: Rp 1,91 juta (14% dari total biaya hidup)
- Depok: Rp 1,80 juta (16,3% dari total biaya hidup)
- Surabaya: Rp 1,62 juta (13,6% dari total biaya hidup)
- Jakarta: Rp 1,59 juta (11,8% dari total biaya hidup)
- Bogor: Rp 1,23 juta (12,54% dari total biaya hidup)
- Batam: Rp 1,17 juta (12,8% dari total biaya hidup)
- Makassar: Rp 1,15 juta (11,52% dari total biaya hidup)
- Jayapura: Rp 1,12 juta (12,4% dari total biaya hidup)
- Balikpapan: Rp 981 ribu (11,51% dari total biaya hidup)
- Palembang: Rp 918 ribu (11% dari total biaya hidup)
Mahalnya biaya transportasi ini menjadi perhatian serius dan memerlukan solusi dari pemerintah untuk meningkatkan integrasi transportasi umum dan mengurangi beban biaya hidup masyarakat.




