Medco E&P Tingkatkan Produksi Minyak Lapangan Terubuk di Natuna

Natuna – Medco E&P Natuna Ltd. berhasil meningkatkan kapasitas produksi minyak dari Lapangan Terubuk, yang terletak di South Natuna Sea Block B. Peningkatan ini berasal

Agus sujarwo

Natuna – Medco E&P Natuna Ltd. berhasil meningkatkan kapasitas produksi minyak dari Lapangan Terubuk, yang terletak di South Natuna Sea Block B. Peningkatan ini berasal dari proyek Terubuk Well Head Platform (WHP) M, yang kini menambah produksi minyak menjadi 6.600 barel per hari (bopd) dan gas sebesar 60 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd).

Direktur Utama Medco E&P, Ronald Gunawan, menyampaikan bahwa proyek ini mencatatkan waktu fabrikasi topside yang luar biasa, hanya enam bulan, atau satu bulan lebih cepat dari proyek WHP-L sebelumnya. Pencapaian ini jauh di bawah rata-rata proyek lepas pantai yang biasanya memakan waktu 10-12 bulan.

Medco E&P Tingkatkan Produksi Minyak Lapangan Terubuk di Natuna
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Kami sangat mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah, SKK Migas, Kementerian ESDM, serta seluruh pihak yang terlibat, sehingga WHP-M ini dapat mencapai tahap sail away dan onstream dalam waktu yang relatif singkat," ujar Ronald dalam keterangan tertulisnya.

Proyek Terubuk, yang meliputi WHP-L dan WHP-M, juga mencatatkan lebih dari 750.000 jam kerja aman tanpa insiden, menunjukkan komitmen Medco E&P terhadap standar keselamatan tertinggi. Selain itu, WHP-M mengintegrasikan inovasi dan prinsip keberlanjutan dengan penggunaan solar PV sebagai sumber energi pendukung, serta penerapan Digital Microwave Radio dan Integrated Control & Safety Systems untuk pemantauan dan pengendalian jarak jauh, yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan operasi.

Deputi Eksploitasi SKK Migas, Taufan Marhaendrajana, yang menyaksikan langsung produksi perdana Proyek Terubuk WPH-M dari kantor Medco E&P, menyampaikan apresiasinya atas dimulainya produksi ini. Menurutnya, langkah ini merupakan bagian penting dalam memenuhi target lifting minyak nasional.

Taufan berharap keberhasilan Medco E&P dalam mengembangkan lapangan offshore marginal ini dapat menjadi contoh bagi Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) lainnya, melalui pendekatan yang terencana, kolaboratif, dan berbasis teknologi.

"Keberhasilan Proyek Terubuk WHP-M menunjukkan bahwa industri hulu migas Indonesia mampu menghadirkan proyek kelas dunia secara cepat, aman, dan efisien, yang merupakan hasil karya 100% SDM Indonesia. Ini adalah hasil nyata dari kolaborasi strategis antara pemerintah dan dunia usaha," pungkas Taufan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar

ads cianews.co.id banner 1