lahatsatu.com – Secercah harapan kembali menyinari Nusa Tenggara Timur (NTT) pascagempa bumi yang mengguncang. Jaringan kelistrikan di wilayah terdampak kini berangsur pulih, ditandai dengan kembalinya beroperasi sebelas gardu induk vital yang sebelumnya mengalami gangguan.
Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo mengungkapkan, respons cepat dan sigap menjadi kunci dalam upaya pemulihan ini. Begitu guncangan gempa melanda Flores, NTT, tim teknis PLN segera diterjunkan ke lapangan tanpa menunda. Mereka bergerak cepat melakukan inspeksi menyeluruh dan perbaikan infrastruktur kelistrikan yang terdampak, mulai dari gardu induk hingga jaringan distribusi.

"Saat gempa terjadi di Flores, NTT, regu PLN langsung bergerak. Kami tidak menunggu. Apa pun yang bisa segera diperbaiki, baik itu gardu induk, jaringan, maupun fasilitas lainnya, langsung kami tangani. Upaya restorasi terus diintensifkan. Syukurlah, sore kemarin sebelas gardu induk yang terdampak telah kembali dialiri listrik. Selanjutnya, proses normalisasi pasokan ke pelanggan akan dilakukan secara bertahap," jelas Darmawan dalam keterangan tertulisnya baru-baru ini.
Dalam proses pemulihan ini, PLN menjalin sinergi kuat dengan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, serta Polri. Meskipun beberapa lokasi masih menghadapi tantangan medan dan aksesibilitas pascagempa, PLN berkomitmen untuk terus melanjutkan upaya perbaikan dengan prioritas utama keselamatan petugas dan masyarakat.
Darmawan juga menambahkan, pihaknya tidak hanya fokus pada NTT. Respons cepat juga diberikan untuk kondisi kelistrikan di berbagai wilayah lain. Salah satunya adalah sistem kelistrikan di Kalimantan yang sempat mengalami gangguan pada sisi pembangkit utama. Kini, kondisi tersebut telah berangsur membaik secara bertahap.
"Untuk sistem Kalimantan yang sempat terganggu akibat masalah pembangkit, hari ini sudah mulai pulih. Ada suplai tambahan dari dua unit pembangkit sehingga sistem kelistrikan Kalimantan semakin kokoh dan membaik. Kami akan terus mengawal perkembangannya," pungkas Darmawan.




