lahatsatu.com – Kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menyelimuti sebagian wilayah Sumatera dan Kalimantan, memicu kekhawatiran serius dan mengganggu aktivitas vital, terutama sektor penerbangan. Situasi ini menjadi sorotan utama setelah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) merilis data dampak yang signifikan





