Ketidakpastian Global Mendorong Investor Beralih ke Emas

Jakarta, Lahatsatu.com – Ketidakpastian ekonomi global yang semakin meningkat, dipicu oleh kebijakan tarif impor baru dari Amerika Serikat dan berbagai konflik geopolitik, mendorong investor untuk

Agus sujarwo

Ketidakpastian Global Mendorong Investor Beralih ke Emas

Jakarta, Lahatsatu.com – Ketidakpastian ekonomi global yang semakin meningkat, dipicu oleh kebijakan tarif impor baru dari Amerika Serikat dan berbagai konflik geopolitik, mendorong investor untuk mencari aset yang lebih aman. Emas, dengan rekam jejaknya sebagai pelindung nilai di masa krisis, kembali menjadi primadona.

Kebijakan tarif impor yang diterapkan AS, yang akan berlaku mulai 1 Agustus 2025, berdampak luas. Indonesia, meski baru saja mencapai kesepakatan penurunan tarif impor menjadi 19%, tetap terkena imbas. Negara-negara ASEAN lainnya juga menghadapi tarif yang bervariasi, mulai dari 10% untuk Singapura hingga 40-48% untuk negara-negara berpenghasilan rendah seperti Laos dan Myanmar. Bahkan sekutu utama AS seperti Jepang dan Korea Selatan pun tak luput dari tarif impor yang signifikan.

Ketidakpastian Global Mendorong Investor Beralih ke Emas
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Selain kebijakan tarif, konflik berkepanjangan seperti perang Rusia-Ukraina, perselisihan India-Pakistan, dan ketegangan di Timur Tengah semakin memperkeruh suasana. Ketegangan di Timur Tengah khususnya, berpotensi mengganggu pasokan minyak global dan memicu lonjakan harga yang dapat berdampak pada inflasi.

Dana Moneter Internasional (IMF) dalam laporan World Economic Outlook (WEO) April 2025 merevisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi global untuk tahun 2025 dan 2026, mencerminkan dampak luas dari ketegangan geopolitik. Kondisi ini membuat investor enggan mengambil risiko tinggi, menyebabkan nilai tukar rupiah bergejolak dan inflasi merangkak naik.

Dalam situasi seperti ini, emas menjadi pilihan investasi yang menarik. Harga emas cenderung meningkat setiap tahun, bahkan saat terjadi krisis global. Data dari harga-emas.org menunjukkan bahwa harga emas telah melonjak dari sekitar Rp 771 ribu per gram di awal 2020 menjadi sekitar Rp 2 juta per gram pada Maret 2025.

Fluktuasi harga emas yang relatif stabil dan cenderung meningkat dari tahun ke tahun menjadikannya pilihan investasi yang nyaman, terutama bagi investor pemula maupun konservatif. Emas juga cocok untuk investasi jangka panjang karena nilainya yang cenderung naik.

Pegadaian Tawarkan Solusi Cicil Emas

Bagi masyarakat yang ingin berinvestasi emas namun terkendala dana besar, Pegadaian menawarkan solusi melalui program Cicil Emas. Program ini memungkinkan pembelian emas batangan bersertifikat secara angsuran, dengan proses yang mudah dan angsuran mulai dari Rp 60 ribuan per bulan. Program Cicil Emas tersedia untuk perseorangan maupun kelompok, dan dapat diajukan langsung ke cabang Pegadaian maupun melalui aplikasi Pegadaian Digital.

Di tengah ketidakpastian global, menyimpan aset dalam bentuk emas bukan hanya langkah aman, tetapi juga cerdas. Emas terbukti nilainya cenderung naik dalam jangka panjang dan tidak terpengaruh oleh krisis geopolitik.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar

ads cianews.co.id banner 1