Jakarta, Lahatsatu.com – Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa kecerdasan buatan (AI) akan menjadi kunci masa depan global. Dalam pidatonya di Bloomberg New Economy Forum 2025, yang disiarkan secara virtual, Jumat (21/11/2025), Jokowi meyakinkan bahwa perkembangan AI tidak akan mengurangi lapangan kerja, melainkan justru membuka peluang baru.
Jokowi menekankan pentingnya mempersiapkan generasi muda untuk menguasai AI. Ia mengajak semua pihak untuk memastikan generasi muda memahami dan mempelajari AI, serta siap membangun masa depan berbasis data dan machine learning.

"Ini adalah tanggung jawab kita untuk memastikan bahwa mereka memahami AI, dan mempelajarinya, karena masa depan ada di sana," ujar Jokowi. "Waktunya juga untuk kita mendesain ulang bagaimana manusia dan mesin membangun masa depan bersama dari data dan machine learning."
Presiden meyakini bahwa dengan persiapan yang tepat, kemunculan AI justru akan menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan. Ia meminta agar generasi muda lebih banyak diajarkan tentang coding, algoritma, dan machine learning.
"Saya percaya bahwa akan ada lebih banyak pekerjaan dan peluang yang akan datang jika kita memastikan masyarakat kita siap untuk itu," tegas Jokowi. "Kita harus memastikan bahwa mereka tahu dan belajar AI, coding, algoritma, dan juga tentang machine learning."
Jokowi menambahkan, literasi digital dan kemampuan digital yang baik adalah fundamental yang harus diperkenalkan, dipersiapkan, dan dilatih kepada generasi muda. Dengan demikian, Indonesia dapat memanfaatkan potensi AI secara maksimal dan menciptakan masa depan yang lebih baik.




