Jakarta, 14 November 2024 – Indosat Ooredoo Hutchison mengumumkan program akses gratis GPU Nvidia senilai Rp30 miliar hingga Rp50 miliar untuk pelajar, startup, dan BUMN. Program ini diluncurkan dalam acara Indonesia AI Day 2024 dan bertujuan untuk mendorong pengembangan talenta digital di Indonesia.
Direktur Utama dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menyatakan bahwa inisiatif ini memastikan keterjangkauan teknologi GPU Nvidia, khususnya melalui layanan GPU Merdeka. Anggaran awal sebesar Rp30 miliar ini dapat meningkat hingga Rp50 miliar jika animo masyarakat tinggi.

GPU Merdeka, sebuah layanan GPU-as-a-Service (GPUaaS) berbasis Sovereign AI Cloud dari Nvidia, memanfaatkan teknologi supercomputing cloud canggih. Layanan ini dibangun melalui kolaborasi Indosat, Lintasarta, dan Nvidia, menggunakan GPU Nvidia GB200 berbasis arsitektur Blackwell yang dirancang khusus untuk pusat data dan komputasi AI. GPU GB200 menawarkan fitur-fitur unggulan seperti memori high bandwidth memory (HBM3e) dan efisiensi daya yang tinggi, ideal untuk pelatihan Large Language Model (LLM), AI generatif, dan komputasi performa tinggi lainnya.
Untuk memastikan performa optimal, Indosat bekerja sama dengan BDx dalam penerapan sistem pendingin liquid cooling untuk GPU. Vikram menambahkan bahwa GPU Merdeka dengan spesifikasi GB200 ditargetkan tersedia pada Maret atau April 2025. Saat ini, DPR RI telah menjadi pelanggan pertama yang memanfaatkan teknologi ini untuk reformasi birokrasi, sementara Pertamina dan beberapa bank telah menyatakan minat.
Program ini merupakan bagian dari komitmen Indosat dalam pelatihan sejuta talenta digital di Indonesia, memberikan akses yang lebih luas terhadap teknologi AI mutakhir tanpa hambatan biaya di tahap awal. Setelah masa akses gratis berakhir, pengguna akan dikenakan biaya sesuai dengan pemakaian.




