Jakarta, Lahatsatu.com – Indonesia ternyata telah menjadi pemasok bahan baku penting untuk baterai kendaraan listrik produksi Tesla, perusahaan otomotif terkemuka asal Amerika Serikat. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa bahan baku yang disuplai berupa prekursor, komponen krusial dalam pembuatan baterai.
Menurut Bahlil, ekspor prekursor ini dilakukan melalui Huayou Indonesia, anak perusahaan dari Zhejiang Huayou Cobalt, sebuah perusahaan asal China yang beroperasi di Halmahera, Maluku Utara. "Prekursor yang diproduksi oleh Huayou, kalau tidak salah, sekarang sudah diekspor ke Amerika Serikat untuk memenuhi kebutuhan Tesla," ujar Bahlil.

Meskipun demikian, Bahlil tidak merinci volume ekspor prekursor yang telah dikirimkan oleh Huayou kepada Tesla.
Sebelumnya, Bahlil juga sempat menyampaikan rencana ekspor prekursor dari Indonesia ke Tesla pada tahun lalu. Ia menyebutkan bahwa prekursor tersebut berasal dari Kawasan Industri Weda Bay. "Bahkan prekursor, bulan depan sudah kita ekspor untuk ke Amerika untuk memenuhi Tesla, yang ada di Weda Bay," ungkap Bahlil di Kementerian ESDM Jakarta pada Oktober 2024 lalu.




