Indonesia Dorong Revolusi AI: Satu Juta Talenta Terampil hingga 2025

Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia berkolaborasi dengan Microsoft untuk meluncurkan ElevAIte Indonesia, sebuah program pelatihan kecerdasan buatan (AI) yang ambisius. Program

Agus sujarwo

Indonesia Dorong Revolusi AI: Satu Juta Talenta Terampil hingga 2025

Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia berkolaborasi dengan Microsoft untuk meluncurkan ElevAIte Indonesia, sebuah program pelatihan kecerdasan buatan (AI) yang ambisius. Program ini bertujuan untuk memberdayakan satu juta talenta Indonesia dengan keterampilan digital berbasis AI hingga tahun 2025.

Dharma Simorangkir, Presiden Direktur Microsoft Indonesia, menjelaskan bahwa nama ElevAIte merupakan gabungan dari "Elevate" (meningkatkan) dan "AI", merepresentasikan semangat kolaborasi multi-sektor untuk memperkuat posisi Indonesia di dunia melalui pemanfaatan AI yang komprehensif. "Ini adalah simbol kolaborasi untuk meningkatkan pencapaian Indonesia di kancah global dengan teknologi AI," ujarnya dalam siaran YouTube Kominfo TV, Senin (2/11).

Indonesia Dorong Revolusi AI: Satu Juta Talenta Terampil hingga 2025
Gambar Istimewa : cdn1.katadata.co.id

ElevAIte Indonesia melibatkan mitra dari berbagai sektor, termasuk pemerintah, industri, pendidikan, dan komunitas. Program ini dirancang untuk menghubungkan talenta lokal dengan peluang baru yang dihasilkan oleh teknologi AI, mulai dari peningkatan produktivitas dan kreativitas hingga percepatan inovasi yang bertanggung jawab.

Data dari laporan Microsoft dan LinkedIn 2024 menunjukkan tingginya permintaan akan keahlian AI. Sebanyak 69% pemimpin perusahaan di Indonesia hanya merekrut kandidat yang memiliki keahlian AI, dan 76% lebih memilih kandidat yang menguasai AI meskipun pengalaman kerjanya lebih sedikit. Dengan 70% penduduk Indonesia berada dalam usia produktif, penguasaan AI menjadi kunci untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045.

Program ElevAIte Indonesia menekankan penggunaan AI yang bertanggung jawab, mulai dari peningkatan efisiensi kerja hingga penyelesaian tantangan nasional. Dharma Simorangkir menekankan pentingnya kolaborasi dengan Kominfo dan mitra ekosistem lainnya untuk mencapai target satu juta peserta terlatih hingga 2025. Program ini akan dijalankan melalui lima pilar utama, bermitra dengan lembaga pelatihan seperti Biji-Biji Initiative dan Dicoding.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Meutya Hafid, menekankan pentingnya pendekatan yang bijak dalam pemanfaatan teknologi AI. "Teknologi modern, seperti AI, menuntut kita semua, khususnya para pemimpin, untuk menjadi lebih bijak, sabar, dan akomodatif," katanya. Ia mengakui potensi AI dalam meningkatkan kualitas hidup, namun juga mengingatkan akan tantangan yang perlu dikelola dengan cermat.

ElevAIte Indonesia dirancang untuk membekali generasi muda dan tenaga kerja dengan keterampilan AI yang relevan dengan kebutuhan industri, mendukung daya saing global dan cita-cita Indonesia Emas 2045.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar

ads cianews.co.id banner 1