lahatsatu.com – Ketegangan di Selat Hormuz mencapai titik didih baru mendorong Irak dan Suriah mengambil langkah strategis yang mengejutkan. Kedua negara sepakat untuk menghidupkan kembali jalur pipa minyak vital yang telah lama mati menawarkan alternatif krusial di tengah gejolak geopolitik kawasan. Keputusan ini muncul sebagai respons terhadap situasi Selat Hormuz yang kembali memanas pasca eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat.
Memorandum kesepahaman tersebut ditandatangani pada Jumat lalu dalam sebuah pertemuan puncak Kamar Dagang di Washington yang berfokus pada investasi AS di Irak. Menteri Energi AS Chris Wright memimpin proses penandatanganan bersejarah ini yang melibatkan CEO Basra Oil Company Bas





