lahatsatu.com – Kunjungan ekonom terkemuka Chatib Basri bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan ke Istana Kepresidenan pada Selasa lalu memicu beragam spekulasi. Namun, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Sufmi Dasco Ahmad segera memberikan klarifikasi, menegaskan bahwa pertemuan tersebut semata-mata fokus pada pembahasan kondisi perekonomian nasional.
Dasco menjelaskan, kehadiran Chatib Basri di Istana adalah dalam kapasitasnya sebagai Anggota Dewan Ekonomi Nasional (DEN), sementara Luhut Binsar Pandjaitan menjabat sebagai Ketua DEN. Menurut Dasco, agenda utama diskusi dengan Presiden Prabowo Subianto adalah memberikan masukan strategis guna mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. "Saya sudah konfirmasi, tidak ada pembicaraan lain di luar konteks ekonomi," tegas Dasco dalam keterangannya di Kompleks Parlemen, Senayan.

Meski demikian, Dasco tidak menampik adanya desas-desus yang mengaitkan Chatib Basri dengan potensi pergantian posisi Menteri Keuangan, yang saat ini dijabat oleh Purbaya Yudhi Sadewa. Namun, politikus Partai Gerindra itu buru-buru membantah validitas kabar tersebut. Ia menekankan bahwa informasi mengenai rotasi kabinet tersebut belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya dan hanya sebatas spekulasi.
"Pertemuan hari ini murni menerima rekomendasi dari Dewan Ekonomi Nasional yang dipimpin oleh Pak Luhut dan Pak Chatib Basri sebagai anggotanya," Dasco kembali menegaskan. Ia menambahkan, masukan-masukan yang disampaikan oleh DEN sangat berharga bagi Presiden Prabowo dalam merumuskan kebijakan ekonomi ke depan, demi akselerasi pertumbuhan ekonomi Tanah Air.
Sebelumnya, Chatib Basri sendiri telah menanggapi santai pertanyaan awak media mengenai isu dirinya akan menduduki kursi Menkeu. Saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, ia mengaku tidak memiliki informasi apapun terkait kabar tersebut. "Ah masa? Saya tidak tahu," ujarnya singkat dengan nada tenang, sesaat sebelum memasuki Istana untuk bertemu Presiden.




