Google Terancam Lepas Chrome dan Android

Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DoJ) melayangkan tuntutan keras kepada Google. Raksasa teknologi itu diminta melepaskan bisnis peramban Chrome dan sistem operasi Android. Tuntutan ini muncul

Agus sujarwo

Google Terancam Lepas Chrome dan Android

Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DoJ) melayangkan tuntutan keras kepada Google. Raksasa teknologi itu diminta melepaskan bisnis peramban Chrome dan sistem operasi Android. Tuntutan ini muncul dari investigasi dugaan praktik monopoli yang dilakukan Google. DoJ menilai Google menguasai pasar pencarian informasi dan iklan di Amerika Serikat hingga 90%, sebuah dominasi yang dianggap ilegal dan merugikan kompetitor.

Tujuh tuntutan diajukan DoJ, salah satunya adalah larangan bagi Google untuk kembali ke pasar peramban selama lima tahun. DoJ berargumen bahwa Google memanfaatkan Chrome dan Android untuk mendominasi pasar mesin pencari, secara efektif membatasi ruang gerak pesaing. Chrome, sebagai peramban terpopuler, dinilai sebagai kunci pengumpul data pengguna yang kemudian digunakan untuk penargetan iklan yang lebih efektif.

Google Terancam Lepas Chrome dan Android
Gambar Istimewa : cdn1.katadata.co.id

"Usulan ini bertujuan untuk menghentikan praktik ilegal Google dan membuka pasar bagi kompetitor dan pendatang baru," demikian pernyataan DoJ yang dikutip dari CNBC Internasional. Pengumuman ini langsung membuat saham induk Google, Alphabet, anjlok hampir 5% pada hari yang sama.

Google sendiri menolak tuntutan tersebut, beralasan bahwa melepaskan Chrome dan Android akan membahayakan kepercayaan pengguna dengan memberikan data sensitif kepada kompetitor. Mereka berjanji akan mengajukan proposal alternatif pada bulan Desember mendatang. Sidang atas kasus ini dijadwalkan pada April, dan hasilnya bisa dipengaruhi oleh perubahan kebijakan pemerintahan. Untuk memastikan kepatuhan, pengadilan akan membentuk komite teknis independen yang bertugas memeriksa dokumen, mewawancarai karyawan Google, dan menganalisis kode perangkat lunak mereka.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar

ads cianews.co.id banner 1