Golkar Resmi Umumkan Susunan Pengurus, Jokowi dan Gibran Tak Termasuk

Jakarta – Partai Golkar resmi mengumumkan susunan lengkap kepengurusannya pada Kamis (7/11) malam. Pengumuman yang disampaikan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, di Kantor DPP

Agus sujarwo

Golkar Resmi Umumkan Susunan Pengurus, Jokowi dan Gibran Tak Termasuk

Jakarta – Partai Golkar resmi mengumumkan susunan lengkap kepengurusannya pada Kamis (7/11) malam. Pengumuman yang disampaikan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, ini menepis rumor yang beredar sebelumnya tentang masuknya Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam struktur partai beringin.

Bahlil menegaskan bahwa nama Jokowi tidak tercantum dalam kepengurusan Golkar, baik di Dewan Kehormatan, Dewan Pembina, maupun dalam struktur lainnya. "Sampai dengan hari ini, kami menyampaikan bahwa nama Bapak Presiden Ketujuh, Bapak Presiden Jokowi tidak dalam kepengurusan," tegas Bahlil.

Golkar Resmi Umumkan Susunan Pengurus, Jokowi dan Gibran Tak Termasuk
Gambar Istimewa : cdn1.katadata.co.id

Rumor bergabungnya Jokowi dengan Golkar memang telah beredar sejak lama. Namun, Bahlil mengaku baru mengetahui isu tersebut dari pemberitaan media. Meskipun demikian, Bahlil menegaskan bahwa pintu Golkar terbuka untuk Jokowi. "Ya kalau itu aspirasi banyak, Bapak Presiden Jokowi ini kan tokoh bangsa, pasti juga punya pertimbang-pertimbangan, tidak semua aspirasi kan bisa diterima. Kita hargai Pak Jokowi sebagai tokoh bangsa," ujar Bahlil.

Berikut susunan lengkap kepengurusan DPP Partai Golkar Periode 2024-2029:

Ketua Umum: Bahlil Lahadalia

Wakil Ketua Umum:

  • Kahar Muzakir (Bidang Kepartaian)
  • Bambang Soesatyo (Bidang Hubungan Antar Lembaga)
  • Adies Kadir (Bidang Fungsi Kebijakan Publik 1)
  • Ahmad Doli Kurnia (Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Sumatera)
  • Wihaji (Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Jawa dan Kalimantan)
  • Ace Hasan Syadzily (Bidang Fungsi Elektoral 1)
  • Idrus Marham (Bidang Fungsi Kebijakan 2)
  • Meuty Hafid (Bidang Fungsi Elektoral 2)
  • Emanuel Melkades Laka Lena (Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Indonesia Timur)

Ketua Bidang:

  • Yahya Zaini (Organisasi)
  • Zulfikar Arse Sadikin (Kaderisasi dan Keanggotaan)
  • Panggah Susanto (Penguatan Ideologi dan Karya Kekaryaan)
  • Fahd A Rafiq (Hubungan Ormas)
  • Kholis Malik (Hubungan Lembaga Eksternal)
  • Ilham Pangestu (Pemenangan Pemilu Sumatera Bagian Utara)
  • Yudha Nofanza Utama (Pemenangan Pemilu Sumatera Bagian Selatan)
  • Puteri Komarudin (Pemenangan Pemilu Jawa Bagian Barat)
  • Singgih Januratmoko (Pemenangan Pemilu Jawa Bagian Tengah)
  • Ali Mufthi (Pemenangan Pemilu Jawa Bagian Timur)
  • Mukhtarudin (Pemenangan Pemilu Wilayah Kalimantan Bagian Barat dan Tengah)
  • Irjen Pol. (Purn.) Rikwanto (Pemenangan Pemilu Wilayah Kalimantan Timur, Selatan, dan Utara)
  • Muhidin (Pemenangan Pemilu Wilayah Sulawesi)
  • Gede Sumarjaya Linggih (Pemenangan Pemilu Wilayah Bali, Nusa Tenggara)
  • Mohamad Uswanas (Pemenangan Pemilu Wilayah Maluku, Papua)
  • Nusron Wahid (Keagamaan dan Kerohanian)
  • Sabik Rachman (Pengabdian Sosial)
  • Solihin Kalla (Kewiraswastaan)
  • Laode Syaiful Akbar (Ketenagakerjaan dan Profesi)
  • Mustafa Radja (Pengembangan Koperasi dan UMKM)
  • Ario Bimo Nandito Ariotedjo (Pengembangan Ekonomi Kreatif)
  • David Pajung (Tani dan Nelayan)
  • Hetifah (Pemberdayaan Perempuan)
  • Tubagus Iman Ariyadi (Pendidikan dan Kesehatan)
  • Dyah Roro Esty (Lingkungan Hidup)
  • Handoko (Pariwisata, Seni dan Budaya)
  • Nurul Arifin (Media dan Penggalangan Opini)
  • Said Al Idrus (Kepemudaan)
  • Muhammad Misbakhun (Kebijakan Ekonomi)
  • Christiani Aryani (Kebijakan Hukum dan HAM)
  • Dosmar Banjarnahor (Kebijakan Infrastruktur dan Energi)
  • Lamhot Sinaga (Kebijakan Perdagangan)
  • Mochamad Syafei Kasno (Kebijakan Pertahanan)
  • Ridwan Kamil (Kebijakan Politik dan Pemerintahan Dalam Negeri)
  • Ali Mochtar Ngabalin (Kebijakan Politik Luar Negeri dan Hubungan Internasional)
  • Andi Sinulingga (Kebijakan Kesejahteraan Rakyat)
  • Aziz Samual (Kebijakan Kependudukan dan Sumber Daya Manusia)
  • Airin Rachmi Diani (Kebijakan Pertanahan dan Reformasi Agraria)
  • Ilham Permana (Kebijakan Industri)

Sekretaris Jenderal: Muhammad Sarmuji

Wakil Sekretaris Jenderal:

  • Hakim Komarudin (Kepartaian)
  • Riyono Asnan (Pemenangan Pemilu Sumatera)
  • Dwi Priyo Atmojo (Pemenangan Pemilu Jawa Kalimantan)
  • Umar Lessy (Pemenangan Pemilu Indonesia Timur)
  • Veno Tetelepta (Fungsi Elektoral 1)
  • Ratu Dian Hatifah (Fungsi Kebijakan Publik 1)
  • Daniel Muttaqien (Fungsi Elektoral 2)
  • Dewi Yulistiana (Hubungan Antar Lembaga)
  • M Shoim Haris (Fungsi Kebijakan Publik 2)
  • Sosialisman Hidayat Hasibuan

Bendahara Umum: Sari Yuliati

Wakil Bendahara Umum:

  • Doni Akbar
  • Gavriel Putranto Novanto
  • Ernawati Tahang
  • Raymond C Syauta
  • Ravindra Airlangga
  • Akbar Buchari
  • Ahmad Mus

Sekretaris Bidang:

  • Derek Loupatty (Organisasi)
  • Tardjo Ragil (Kaderisasi dan Keanggotaan)
  • Siti Marhamah (Hubungan Ormas)
  • Dara Adinda Kesuma Nasution (Media dan Penggalangan Opini)
  • Helmi Jen (Penanaman Ideologi dan Wawasan Kebangsaan)
  • Karmila Sari (Pemenangan Pemilu Sumatera Bagian Utara)
  • Sekarwati (Pemenangan Pemilu Sumatera Bagian Selatan)
  • Iswara (Pemenangan Pemilu Jawa Bagian Barat)
  • Ferry Wawan Cahyono (Pemenangan Pemilu Jawa Bagian Tengah)
  • Ahmad Labib (Pemenangan Pemilu Jawa Bagian Timur)
  • Adrianus Asia Sidot (Pemenangan Pemilu Wilayah Kalimantan Barat dan Tengah)
  • Bambang Heri Purnama (Pemenangan Pemilu Wilayah Kalimantan Timur, Selatan, dan Utara)
  • Haris Andi Surahman (Pemenangan Pemilu Wilayah Sulawesi)
  • Herman Hayong (Pemenangan Pemilu Wilayah Bali, Nusra)
  • Soedeson Tandra (Pemenangan Pemilu Wilayah Maluku, Papua)
  • Khoirul Anam (Keagamaan dan Kerohanian)
  • Febri Hendri (Pengabdian Sosial)
  • Fitri Trisnawati Tandjung (Kewiraswastaan)
  • Abd Razak Said (Ketenagakerjaan dan Pengembangan Profesi)
  • Ahmad Taufan Soedirjo (Pengembangan Koperasi dan UMKM)
  • Dina Hadiyana (Tani dan Nelayan)
  • Syafaat Pradana (Pengembangan Ekonomi Kreatif)
  • Kemas Ilham Akbar (Kepemudaan)
  • Teti Rohatiningsih (Pendidikan dan Kesehatan)
  • Paul Hutajalu (Lingkungan Hidup)
  • Adde Rosi Khoirunnisa (Pemberdayaan Perempuan)
  • Muhammad Satupali (Kebijakan Hukum dan HAM)
  • Fajar Zulkarnaen (Kebijakan Kependudukan dan Sumber Daya Manusia)
  • Galih Kartasasmita (Ketua Bidang Politik Luar Negeri dan Hubungan Internasional)
  • Khoirudin Gustam (Pertahanan)
  • Rendra Falentino (Kebijakan Industri)
  • Ivan Kuntara (Kebijakan Perdagangan)
  • Abdul Rahman Farisi (Kebijakan Ekonomi)
  • Tati Noviati (Kebijakan Kesejahteraan Rakyat)
  • Sirajudin A Wahab (Kebijakan Infrastruktur dan Energi)
  • Mustahudin (Kebijakan Pertanahan dan Reformasi Agraria)
  • Andi Mulhanan Tombolotutu (Hubungan Lembaga Eksternal)

Departemen Bidang:

  • Nurmansyah (Organisasi)
  • Wendi Nugraha (Kaderisasi dan Keanggotaan)
  • Herna Dwi Kusumawati (Hubungan Ormas)
  • Ahmad Anama (Media dan Penggalangan Opin)
  • Marlina Poernomo (Penanaman Ideologi dan Wawasan Kebangsaan)
  • Benny Indra Batubara (Pemenangan Pemilu Sumatera Bagian Utara)
  • Maharani (Pemenangan Pemilu Sumatera Bagian Selatan)
  • Deden Nasihin (Pemenangan Pemilu Jawa Bagian Barat)
  • Andiniya Komalla Parawitha (Pemenangan Pemilu Jawa Bagian Tengah)
  • Miranti Dian Kinasih Laksmono (Pemenangan Pemilu Jawa Bagian Timur)
  • Ichfani (Pemenangan Pemilu Wilayah Kalimantan Barat dan Tengah)
  • Sarifah Suraidah (Pemenangan Pemilu Wilayah Kalimantan Timur, Selatan dan Tengah)
  • Andi Fauziah Pujiwatie Hatta (Pemenangan Pemilu Wilayah Sulawesi)
  • Busfi Arusagara (Pemenangan Pemilu Wilayah Bali, Nusa)
  • Avner Kadriatama Raweyai (Pemenangan Pemilu Wilayah Maluku, Papua)
  • Dian Assaafri Nasa’i (Keagamaan dan Kerohanian)
  • Medina Wiranata Kusumah (Pengabdian Sosial)
  • Mohammad Al Amin Mustofa (Kewiraswastaan)
  • Ria Sri Wulandari (Ketenagakerjaan dan Pengembangan Profesi)
  • Angelia Dhian Permata Da Silva (Pengembangan Koperasi dan UMKM)
  • Hartini Soraya (Tani dan Nelayan)
  • Abukasim Sangadji (Tani dan Nelayan)
  • Triana Tandjung (Pengembangan Ekonomi Kreatif)
  • Muhammad Omar Syarif (Kepemudaan)
  • dr. G Ayu Amelinda Hanjani (Pendidikan dan Kesehatan)
  • Nadia Zuhra Karla (Pendidikan dan Kesehatan)
  • Rizka Nindya Intani (Lingkungan Hidup)
  • Dia Ramayana (Pariwisata, Seni dan Budaya)
  • Lintang Idhayu Snadhika (Pariwisata, Seni, dan Budaya)
  • Saniatul Lativa (Pemberdayaan Perempuan)
  • Dwi Setya Pratiwi (Pemberdayaan Perempuan)
  • Syarifah Nadia (Pemberdayaan Perempuan)
  • Endah Cahya (Kebijakan Politik dan Pemerintahan Dalam Negeri)
  • Muslim Jaya Butar-Butar (Kebijakan Hukum dan HAM)
  • Miranti Amelia P Kono (Kebijakan Kependudukan dan Sumberdaya Manusia)
  • Amriati Amin (Ketua Bidang Politik Luar Negeri dan Hubungan Internasional)
  • Meliawati (Kebijakan Industri)
  • Almanzo Bonara (Kebijakan Perdagangan)
  • Fetty Angraenidini (Kebijakan Ekonomi)
  • Khatibur Rasyadi (Kebijakan Kesejahteraan Rakyat)
  • Zigo Rolanda (Kebijakan Infrastruktur dan Energi)
  • Gania Kartasasmita (Kebijakan Pertanahan dan Reformasi Agraria)
  • Denni Panjaitan (Hubungan Lembaga Eksternal)

Susunan pengurus ini akan memimpin Partai Golkar hingga periode 2029. Ke depan, Golkar akan fokus pada konsolidasi internal dan persiapan menghadapi Pemilu 2024.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar

ads cianews.co.id banner 1