Baru-baru ini, seperti yang dilaporkan Cerita.co.id, BINUS International kedatangan tamu istimewa, yaitu Duta Besar Peru untuk Indonesia. Kunjungan tersebut menghasilkan pertukaran gagasan dan apresiasi budaya yang berdampak besar bagi mahasiswa dan dosen. Acara tersebut berfokus pada dua tema utama: eksplorasi perdagangan internasional dan pengenalan kuliner Peru, memberikan pengalaman global yang komprehensif kepada para peserta.
Penjelasan Duta Besar mengenai perdagangan internasional sangat mendalam dan menarik, menyoroti sifatnya yang multifaset. Kuliah tersebut membahas evolusi pasar global yang cepat, peran transformatif teknologi dalam merumuskan kebijakan perdagangan, dan adaptasi strategis yang dilakukan negara-negara seperti Peru dalam menanggapi perubahan tersebut. Melalui anekdot dan contoh nyata, beliau mendorong mahasiswa untuk memiliki pandangan yang lebih luas tentang perdagangan internasional dan tantangannya. Hal ini memungkinkan mahasiswa BINUS International untuk menghubungkan pengetahuan teoritis mereka dengan skenario internasional yang praktis, memperkaya pengalaman pendidikan mereka.

Selain diskusi intelektual, Duta Besar juga memperkenalkan cita rasa Peru. Acara tersebut menyajikan dua hidangan khas Peru: Ceviche dan Tallarines a la Huancaina. Kesegaran Ceviche dan cita rasa kompleks pasta pedas Tallarines a la Huancaina menunjukkan keragaman kuliner negara tersebut. Sesi mencicipi tidak hanya meningkatkan rasa ingin tahu peserta tentang budaya Peru tetapi juga mengungkapkan kesamaan antara masakan Peru dan Indonesia, terutama dalam penggunaan berbagai rempah-rempah.
Acara ini menunjukkan komitmen BINUS International untuk memberikan pendidikan yang melampaui ruang kelas dan merangkul berbagai dimensi panggung global. Wawasan Duta Besar tentang perdagangan internasional, teknologi, dan pergeseran geopolitik menekankan pentingnya mengikuti perkembangan dinamika ekonomi global. Ini menjadi pengingat penting bahwa pemahaman yang nuansa tentang interkoneksi tersebut sangat penting bagi mahasiswa yang bercita-cita untuk unggul di dunia internasional kontemporer.
Pertukaran budaya tersebut juga mencerminkan etos BINUS International yang menekankan pentingnya kesadaran global dan sensitivitas budaya. Interaksi Duta Besar menunjukkan kekuatan transformatif pertukaran budaya, memperkaya lingkungan akademik dan memperluas cakrawala intelektual dan pribadi mahasiswa.
Kehadiran tokoh terkemuka seperti Duta Besar Peru memperkuat reputasi BINUS International sebagai lembaga pendidikan internasional. Acara ini menunjukkan komitmen lembaga terhadap keunggulan akademik dan komitmennya untuk menawarkan pengalaman global yang autentik kepada mahasiswa. Kuliah dan pertukaran budaya memberikan perpaduan unik antara pengetahuan dan pengalaman yang beresonansi dengan mahasiswa, menginspirasi mereka untuk mempertimbangkan peluang yang ada di perdagangan internasional dan interaksi budaya.
Dalam era globalisasi yang cepat, konektivitas dunia yang meningkat membutuhkan pengembangan individu yang kompeten secara budaya. BINUS International berada di garis depan upaya ini, terus berupaya menawarkan pengalaman yang memperkaya perspektif global mahasiswa dan membekali mereka dengan keterampilan yang diperlukan untuk berkembang di dunia yang terhubung. BINUS International bertujuan untuk memberikan pengalaman pendidikan yang melampaui kurikulum akademik. Dengan mempromosikan pertukaran budaya, universitas terus membentuk mahasiswa menjadi warga negara global yang berwawasan luas dan mampu memberikan kontribusi signifikan kepada komunitas internasional. Kuliah Duta Besar dan pengenalan masakan Peru merupakan hari yang tak terlupakan yang memadukan akademisi dengan semaraknya budaya global.
Berita ini juga terbit di: www.vritimes.com/id




