Jakarta – Polda Metro Jaya menetapkan 28 tersangka dalam kasus judi online yang melibatkan pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Salah satu tersangka yang mencuri perhatian adalah Alwin Jabarti Kiemas, CEO startup keamanan digital TekenAja.
Nama Alwin Kiemas mencuat setelah ia disebut-sebut sebagai keponakan almarhum Taufiq Kiemas, suami Presiden kelima Megawati Soekarno Putri. Namun, hal ini langsung dibantah oleh PDI Perjuangan. "Yang bersangkutan bukan keluarga dan bukan kader PDI Perjuangan. Ini upaya mendiskreditkan PDI Perjuangan, terutama di masa tenang jelang pencoblosan," tegas Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Hukum Nasional Ronny Talapessy.

Menurut Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Karyoto, Alwin Kiemas (bersama tersangka lain berinisial AK) berperan memverifikasi situs judi online agar lolos dari pemblokiran Kominfo. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya Triputra mengkonfirmasi keterlibatan Alwin dalam operasional kantor satelit di Bekasi yang mempekerjakan 12 orang. Kantor tersebut menjadi pusat kegiatan para tersangka.
Ironisnya, Alwin Kiemas memimpin TekenAja, startup yang berkolaborasi dengan PT Global Digital International (perusahaan pendanaan milik GDP Venture, bagian dari Grup Djarum), dan menyediakan layanan tanda tangan digital. TekenAja terdaftar sebagai Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) di Kominfo sejak 2021 dan bahkan mempekerjakan mantan pejabat Kominfo, Aidil Cendramata, sebagai Chief Information Security Officer (CISO).
Karier Alwin di dunia teknologi dan keuangan cukup mentereng. Ia juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal III AFTECH (asosiasi perusahaan teknologi finansial) dan Direktur Utama PT Jelas Karya Wasantara (VeriJelas), perusahaan yang bermitra dengan Dukcapil Kemendagri untuk verifikasi e-KYC. Pengalamannya di bidang manajemen risiko di perbankan, termasuk HSBC dan Citibank, semakin menambah kompleksitas kasus ini. Kini, Alwin Kiemas harus menghadapi konsekuensi hukum atas keterlibatannya dalam kasus judi online yang mengejutkan publik.




