lahatsatu.com – Dunia maritim yang luas dan penuh misteri kini coba didekatkan kepada generasi muda melalui pendekatan yang jauh dari kesan membosankan. Melalui sebuah inisiatif kreatif bertajuk Bahtera LiteraSEA, para pelajar diajak untuk menyelami kekayaan laut Indonesia dengan cara yang interaktif, penuh warna, dan menyenangkan.
Kegiatan yang berlangsung di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, pada Rabu (7/10/2026) ini, menjadi bukti bahwa edukasi mengenai ekosistem laut tidak harus selalu dilakukan di dalam ruang kelas yang kaku. Pertamina International Shipping (PIS) selaku penyelenggara, merancang rangkaian acara ini khusus untuk memantik rasa ingin tahu siswa sejak usia dini mengenai pentingnya menjaga kedaulatan dan kelestarian laut.

Suasana di lokasi acara tampak sangat hidup. Salah satu daya tarik utama adalah sesi dongeng bertajuk "Dunia Bawah Laut". Dipandu oleh pendongeng profesional, Tony Pendongeng, para peserta diajak berimajinasi tentang kehidupan di kedalaman samudra. Melalui narasi yang menarik, anak-anak tidak hanya sekadar mendengarkan cerita, tetapi juga mulai memahami peran penting setiap biota laut dalam menjaga keseimbangan alam.
Tak berhenti di situ, aspek kreativitas juga menjadi fokus utama dalam program ini. Para pelajar sekolah dasar diberikan ruang untuk mengekspresikan diri melalui berbagai workshop seni. Ada sesi mewarnai yang penuh keceriaan, hingga teknik eco-printing yang mengangkat tema biota laut. Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar mengenali bentuk-bentuk makhluk laut sekaligus mengasah kemampuan motorik dan seni mereka.
Menyesuaikan dengan perkembangan zaman, PIS juga menyisipkan tantangan bagi para peserta melalui Content Creator Challenge. Tantangan ini bertujuan untuk melatih kemampuan literasi digital anak-anak, di mana mereka didorong untuk membuat konten kreatif yang mengedukasi tentang dunia maritim. Hal ini diharapkan dapat membentuk karakter generasi muda yang tidak hanya mahir menggunakan teknologi, tetapi juga memiliki wawasan yang mendalam.
Selain kegiatan di lokasi, komitmen terhadap literasi juga diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. PIS memberikan dukungan terhadap revitalisasi mobil perpustakaan keliling serta menyalurkan bantuan buku-buku bacaan bertema kelautan. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa akses terhadap ilmu pengetahuan mengenai laut dapat menjangkau lebih banyak anak di berbagai wilayah.
Pjs Corporate Secretary PIS, Vega Pita, menjelaskan bahwa program Bahtera LiteraSEA ini memiliki misi jangka panjang. Menurutnya, program ini dicetuskan untuk mempersiapkan generasi muda agar mampu menjadi penjaga ekosistem maritim di masa depan. Dengan menanamkan rasa cinta terhadap laut sejak dini, diharapkan mereka akan tumbuh menjadi individu yang peduli terhadap keberlanjutan lingkungan laut Indonesia.
Melalui kolaborasi antara edukasi, seni, dan teknologi, diharapkan semangat literasi maritim ini dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari gaya hidup generasi masa depan dalam menjaga kekayaan nusantara.




