Cadangan Beras Nasional Sentuh Rekor Tertinggi, 4,5 Juta Ton Diklaim Aman Hingga 11 Bulan ke Depan

Jakarta, Lahatsatu.com – Kabar gembira datang dari sektor pertanian. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengumumkan bahwa stok beras nasional saat ini mencapai 4,5 juta

Agus sujarwo

Cadangan Beras Nasional Sentuh Rekor Tertinggi, 4,5 Juta Ton Diklaim Aman Hingga 11 Bulan ke Depan

Jakarta, Lahatsatu.com – Kabar gembira datang dari sektor pertanian. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengumumkan bahwa stok beras nasional saat ini mencapai 4,5 juta ton. Jumlah ini diklaim sebagai rekor tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia.

Pernyataan ini disampaikan Amran saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang Perum Bulog di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (5/4/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan data stok beras yang dilaporkan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

Cadangan Beras Nasional Sentuh Rekor Tertinggi, 4,5 Juta Ton Diklaim Aman Hingga 11 Bulan ke Depan
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Kita cek betul-betul, dari depan, samping, belakang, jangan sampai hanya penuh di depan saja. Dulu, gudang Bulog di Sulawesi Selatan maksimal hanya terisi 300 ribu ton. Sekarang, seluruh Sulawesi Selatan memiliki 700 ribu ton, dan secara nasional mencapai kurang lebih 4,5 juta ton. Ini adalah angka tertinggi sepanjang sejarah Indonesia," ujar Amran dalam keterangan tertulisnya.

Mentan menjelaskan bahwa peningkatan signifikan pada stok beras ini adalah hasil dari serangkaian kebijakan pemerintah yang fokus pada peningkatan produksi dalam waktu singkat. Kebijakan tersebut meliputi peningkatan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah, penurunan harga pupuk bersubsidi, modernisasi pertanian, serta implementasi berbagai strategi lainnya.

"Arahan Bapak Presiden Prabowo, yang menjadikan program prioritas utama pada peningkatan produksi beras dan pangan, terbukti berhasil dalam waktu singkat, hanya dalam satu tahun," tegasnya.

Saking melimpahnya stok beras, Amran menyebutkan bahwa kapasitas gudang yang ada sudah tidak mencukupi. Pemerintah terpaksa menyewa gudang tambahan untuk menampung surplus beras tersebut.

"Kapasitas gudang kita hanya 3 juta ton, sekarang kita sudah sewa 2 juta ton gudang. Bahkan, kemungkinan dalam 10-20 hari ke depan, stok akan mencapai 5 juta ton," ungkapnya.

Amran menegaskan bahwa capaian ini belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah Indonesia. Peningkatan stok juga terlihat di tingkat daerah, khususnya di Sulawesi Selatan yang kini memiliki sekitar 761 ribu ton beras, lebih dari dua kali lipat dibandingkan sebelumnya.

"Pernahkah kita mendengar Indonesia memiliki stok beras 5 juta ton? Jadi, tidak perlu khawatir, pangan kita aman," tandasnya.

Dengan stok beras yang melimpah, pemerintah optimis bahwa ketersediaan pangan nasional akan tetap terjaga dan aman dalam jangka panjang. "Artinya, untuk 11 bulan ke depan, stok beras untuk rakyat Indonesia aman," pungkasnya.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar