Jakarta, Lahatsatu.com – Pergeseran mengejutkan terjadi dalam daftar orang terkaya di dunia. Bill Gates, pendiri raksasa teknologi Microsoft, kini harus rela terlempar dari jajaran 10 besar. Komitmennya yang besar pada kegiatan filantropi global menjadi salah satu faktor utama penurunan kekayaannya.
Berdasarkan data Forbes Real Time Billionaires per 12 Juli 2025, kekayaan bersih Bill Gates tercatat sebesar US$ 117 miliar, atau setara dengan Rp 1.895,4 triliun. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar US$ 73 juta. Dengan kekayaan tersebut, Gates kini menduduki peringkat ke-13 dalam daftar orang terkaya di dunia.

Menariknya, posisi Gates kini justru dilewati oleh mantan anak buahnya di Microsoft, Steve Ballmer. Mantan CEO Microsoft tersebut kini menduduki peringkat ke-8 dengan total kekayaan mencapai US$ 142,6 miliar.
Gates sendiri telah mulai mendiversifikasi investasinya ke berbagai sektor, termasuk perusahaan pengelola limbah Republic Services dan produsen traktor Deere & Co. Sejak mengundurkan diri dari dewan direksi Microsoft pada Maret 2020, kepemilikan sahamnya di perusahaan tersebut terus berkurang. Pada tahun 2022, ia menyumbangkan saham Microsoft senilai miliaran dolar kepada Gates Foundation. Forbes memperkirakan bahwa kepemilikan sahamnya di Microsoft saat ini kurang dari 1%.
Pada awal tahun 2025, Gates mengumumkan rencana ambisius untuk menyumbangkan sebagian besar kekayaannya dalam 20 tahun mendatang. Langkah ini sejalan dengan rencana penutupan Gates Foundation pada 31 Desember 2045.
Sementara itu, Steve Ballmer, setelah pensiun dari Microsoft, mengakuisisi klub NBA Los Angeles Clippers dengan harga US$ 2 miliar. Forbes saat ini memperkirakan nilai tim tersebut mencapai US$ 5,5 miliar. Sejak tahun 2014, Ballmer juga aktif dalam kegiatan filantropi, dengan total sumbangan keluarga Ballmer mencapai lebih dari US$ 4 miliar.




