Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 21 Ton Bawang Bombai Selandia Baru di Pontianak

Pontianak – Upaya penyelundupan bawang bombai ilegal dalam jumlah besar berhasil digagalkan oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Kalimantan Bagian Barat (Kalbagbar). Sebanyak 21 ton

Agus sujarwo

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 21 Ton Bawang Bombai Selandia Baru di Pontianak

Pontianak – Upaya penyelundupan bawang bombai ilegal dalam jumlah besar berhasil digagalkan oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Kalimantan Bagian Barat (Kalbagbar). Sebanyak 21 ton bawang bombai asal Selandia Baru (New Zealand) diamankan di Pelabuhan Dwikora, Pontianak, Kalimantan Barat, pada Sabtu (28/6).

Menurut Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai Kanwil Bea Cukai Kalbagbar, Beni Novri, penindakan ini bermula dari informasi yang diperoleh oleh unit pengawasan Kanwil Bea Cukai Kalbagbar. Informasi tersebut mengindikasikan adanya kendaraan yang membawa bawang ilegal tanpa dilengkapi dokumen resmi, yang rencananya akan dibawa menuju Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 21 Ton Bawang Bombai Selandia Baru di Pontianak
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Berdasarkan informasi tersebut, petugas melakukan pemeriksaan dan menemukan satu unit truk fuso yang berisi bawang bombai," ujar Beni dalam keterangan tertulis, Minggu (6/7/2025).

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan 1.050 karung bawang bombai dengan merek "Premium New Zealand Grown Onions", dengan total berat mencapai 21 ton.

Penyelundupan bawang bombai ini diduga melanggar Pasal 104 huruf a Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan. Sebagai tindak lanjut, satu unit truk fuso beserta pengemudinya telah diamankan dan dibawa ke Kanwil Bea Cukai Kalbagbar untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Beni menegaskan bahwa penindakan ini adalah bukti nyata komitmen Bea Cukai dalam memberantas penyelundupan dan melindungi masyarakat dari peredaran barang ilegal.

"Kami akan terus meningkatkan pengawasan di wilayah perbatasan Indonesia dan Malaysia untuk mencegah masuknya barang-barang ilegal yang dapat merugikan negara dan masyarakat. Keberhasilan ini tidak lepas dari peran serta dan dukungan masyarakat," pungkas Beni.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar

ads cianews.co.id banner 1