Sumatra – Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra telah memicu gelombang solidaritas. Pertamina Patra Niaga bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa kebutuhan pokok bagi para korban terdampak sejak Rabu (26/11) hingga saat ini. Bantuan tersebut didistribusikan di wilayah Padang Pariaman, Sibolga-Tapanuli, Lhokseumawe, dan Aceh Utara.
Menurut Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, prioritas utama adalah memastikan ketersediaan LPG untuk mendukung operasional dapur-dapur umum di posko-posko tanggap darurat. "Bencana hidrometeorologi ini menjadi tantangan berat bagi masyarakat. Pertamina Peduli hadir secepat mungkin untuk memastikan kebutuhan dasar terpenuhi, termasuk akses LPG untuk dapur umum dan pelayanan masyarakat di posko," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (29/11/2025).

Selain LPG, Pertamina Patra Niaga juga menyalurkan bantuan logistik dalam jumlah besar, meliputi 1.660 kilogram beras, 774 kardus mi instan, 142 papan telur, 57 kardus minyak goreng, 40 tabung Bright Gas, serta 290 kardus air mineral. "Seluruh dukungan ini disesuaikan dengan kebutuhan paling mendesak di posko pengungsian, agar masyarakat tetap dapat menjalani aktivitas harian secara layak selama masa pemulihan," jelas Roberth.
Proses distribusi bantuan dilakukan secara bertahap melalui koordinasi erat dengan pemerintah daerah dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, guna memastikan bantuan tepat sasaran dan menjangkau sebanyak mungkin warga terdampak.
Roberth menegaskan bahwa Pertamina Patra Niaga akan terus berkoordinasi untuk memastikan distribusi bantuan berjalan efektif dan mempercepat proses pemulihan. Dukungan tidak akan berhenti pada fase darurat saja. "Pemulihan pascabencana membutuhkan waktu dan perhatian bersama. Pertamina Patra Niaga akan terus mendampingi masyarakat hingga mereka benar-benar kembali pulih dan beraktivitas normal," pungkasnya. Lahatsatu.com akan terus memantau perkembangan situasi dan upaya pemulihan di wilayah terdampak bencana.




