Jakarta, Lahatsatu.com – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) bergerak cepat melakukan penanganan preventif terhadap pergeseran tanah yang terjadi di Off Ramp Karawang Barat 2, Ruas Tol Jakarta-Cikampek (Japek). Langkah ini diambil sebagai respons terhadap pemantauan berkala kondisi lereng di sekitar lokasi.
Sebagai langkah awal, JTT telah membersihkan area terdampak pergeseran tanah untuk memfasilitasi investigasi teknis lebih lanjut. Investigasi tanah dilakukan dengan metode borehole untuk memahami karakteristik tanah, kedalaman, serta pola pergerakan tanah. Hasil investigasi mengidentifikasi dua titik lokasi pergerakan tanah yang menjadi fokus penanganan.

Untuk memperkuat struktur lereng, JTT melakukan stake out guna merencanakan pembangunan saluran baru di sisi luar dan kaki lereng (kaki slope) dengan tujuan meningkatkan sistem drainase. Pembangunan saluran ini memanfaatkan area di luar Right of Way (ROW) selebar ±4,5 meter dari batas ROW, untuk memastikan pengendalian aliran air dan stabilitas tanah di sekitar lokasi.
Hingga 9 Februari 2026, pekerjaan penanganan awal berjalan sesuai rencana dan terus dipantau secara intensif melalui inspeksi lapangan rutin.
VP Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menjelaskan bahwa penanganan stabilitas lereng ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan pengguna jalan, terutama di tengah kondisi cuaca dengan curah hujan tinggi di sejumlah wilayah operasional.
"Kami menyadari bahwa curah hujan dapat memengaruhi stabilitas tanah di beberapa titik infrastruktur jalan tol. Oleh karena itu, JTT melakukan pemantauan intensif dan penanganan teknis bertahap untuk memastikan lereng tetap stabil dan aman dilintasi. Keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan adalah prioritas utama kami," ujar Ria dalam keterangan tertulis, Selasa (10/2/2026).
Ria menambahkan bahwa seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan prinsip kehati-hatian dan pengawasan berkelanjutan untuk mengantisipasi potensi gangguan layanan sejak dini.
"Petugas kami terus melakukan inspeksi rutin, terutama di area yang berpotensi terdampak kondisi cuaca. JTT berkomitmen untuk memastikan setiap pekerjaan dilaksanakan secara optimal tanpa mengabaikan keselamatan pengguna jalan maupun petugas di lapangan. Kami juga mengapresiasi perhatian serta partisipasi masyarakat yang turut membantu melalui penyampaian informasi kondisi jalan," pungkas Ria.




