Deprecated: Fungsi WP_Dependencies->add_data() ditulis dengan argumen yang usang sejak versi 6.9.0! IE conditional comments are ignored by all supported browsers. in /home/beritarakyat/public_html/lahatsatu.com/wp-includes/functions.php on line 6131

AI: Kunci Peningkatan Ekonomi Indonesia?

Jakarta – Indonesia tengah berpacu menuju target pertumbuhan ekonomi 8% dan visi Indonesia Emas 2045. Untuk mencapai hal tersebut, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) secara masif

Agus sujarwo

AI: Kunci Peningkatan Ekonomi Indonesia?

Jakarta – Indonesia tengah berpacu menuju target pertumbuhan ekonomi 8% dan visi Indonesia Emas 2045. Untuk mencapai hal tersebut, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) secara masif dinilai krusial. Menteri Komunikasi dan Informatika, Meutya Hafid, menekankan pentingnya teknologi digital, termasuk AI, sebagai pengungkit pertumbuhan ekonomi dalam acara Indonesia AI Day di Jakarta, Kamis (14/11).

Meutya menuturkan, proyeksi PDB Indonesia pada 2038 mencapai US$15.700, tiga kali lipat dari angka 2023. Namun, pencapaian ini bergantung pada kemampuan mengatasi kesenjangan melalui teknologi digital untuk meningkatkan produktivitas. Ia menambahkan, beberapa tahun ke depan menjadi periode kritis bagi Indonesia dalam memanfaatkan potensi AI.

AI: Kunci Peningkatan Ekonomi Indonesia?
Gambar Istimewa : cdn1.katadata.co.id

Data global menunjukkan dampak signifikan AI terhadap ekonomi. Di negara maju, AI mempengaruhi 60% pekerja, sementara di negara berkembang sekitar 40%. Investasi global di sektor AI pun terus meningkat, dari US$4 miliar pada 2021 menjadi US$6 miliar pada 2024. Meutya menyatakan, pemerintah berkomitmen mendorong pengembangan AI dalam negeri melalui strategi 3P: People (SDM), Platform (ekosistem digital), dan Policy (kebijakan). Visi Indonesia Digital 2045 pun menempatkan AI sebagai teknologi utama yang perlu dikembangkan dan diatur.

Senada dengan Meutya, Vikram Sinha, President Director dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, optimistis AI dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia melesat dari rata-rata 5% menjadi 8%. Ia menyebut AI sebagai kekuatan pengganda produktivitas dan memiliki potensi besar untuk memberdayakan berbagai sektor, mulai dari pertanian dan kesehatan hingga UMKM.

Vikram memberikan tiga rekomendasi bagi pemerintah: pertama, membangun fondasi kedaulatan data; kedua, mempercepat kemitraan antara pemerintah dan sektor swasta dalam pengembangan AI; dan ketiga, meningkatkan kapabilitas SDM di bidang digital. Menurutnya, investasi pada SDM menjadi kunci untuk memaksimalkan potensi AI.

Indonesia AI Day 2024 sendiri bertujuan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang AI, serta mendorong kolaborasi antar pemerintah, pelaku bisnis, dan praktisi AI untuk menciptakan inovasi di berbagai sektor. Dengan tema "Unleashing Indonesia’s AI Sovereignty," acara ini diharapkan dapat menjadi katalis percepatan transformasi digital Indonesia.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar

ads cianews.co.id banner 1