Tekanan Ekonomi, Nilai Tukar Rial Iran Anjlok
Oleh: Lahatsatu.com | Rabu, 31 Desember 2025

Teheran, Iran – Mata uang Iran, rial, kembali terperosok dalam tekanan signifikan, menunjukkan pelemahan tajam di pasar valuta asing. Kondisi ini memicu kekhawatiran serius di kalangan masyarakat dan pelaku ekonomi di seluruh negeri.
Fenomena ini terlihat jelas di berbagai sudut kota, terutama di ibu kota Teheran, di mana warga berbondong-bondong memadati pasar lokal dan kantor-kantor penukaran uang. Mereka tampak cemas memantau fluktuasi kurs yang terpampang di papan pengumuman. Sejumlah money changer melaporkan penurunan drastis nilai tukar rial terhadap dolar Amerika Serikat, memperparah ketidakpastian ekonomi yang sudah ada.
Di pusat-pusat aktivitas ekonomi, pelemahan rial menjadi pemandangan sehari-hari. Para pedagang valuta asing dilaporkan bertransaksi dengan ekstra hati-hati, menghadapi fluktuasi kurs yang sangat tajam. Imbasnya langsung terasa pada daya beli masyarakat, khususnya untuk barang-barang impor dan komoditas yang harganya sangat bergantung pada nilai mata uang asing.
Pelemahan rial ini bukan fenomena baru, melainkan kelanjutan dari tekanan ekonomi yang berkepanjangan. Faktor-faktor pemicu utamanya meliputi tingkat inflasi yang merajalela serta keterbatasan akses Iran terhadap pasar keuangan internasional. Situasi ini menempatkan stabilitas mata uang sebagai salah satu tantangan paling krusial yang harus dihadapi oleh pemerintah dan perekonomian Iran di masa mendatang.




