Yandex Berencana Bangun Pusat Data di Indonesia, Usai Hampir Diblokir

Perusahaan teknologi asal Rusia, Yandex, menyatakan minatnya untuk berinvestasi di Indonesia dengan membangun pusat data. Rencana ini muncul setelah platform pencarian tersebut nyaris diblokir oleh

Agus sujarwo

Yandex Berencana Bangun Pusat Data di Indonesia, Usai Hampir Diblokir

Perusahaan teknologi asal Rusia, Yandex, menyatakan minatnya untuk berinvestasi di Indonesia dengan membangun pusat data. Rencana ini muncul setelah platform pencarian tersebut nyaris diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) pada awal tahun ini.

Wakil Menteri Komdigi, Nezar Patria, mengungkapkan bahwa perwakilan Yandex telah bertemu dengan Kementerian pada awal November lalu. "Salah satu perusahaan yang mau berinvestasi adalah Yandex," kata Nezar.

Yandex Berencana Bangun Pusat Data di Indonesia, Usai Hampir Diblokir
Gambar Istimewa : cdn1.katadata.co.id

Yandex belum merinci nilai investasi yang akan digelontorkan di Indonesia. Namun, mereka tertarik membangun infrastruktur seperti pusat data, serta mengembangkan talenta digital dan kecerdasan buatan (AI).

Nezar menegaskan bahwa Yandex harus mematuhi peraturan yang berlaku di Indonesia, termasuk pencegahan peredaran konten negatif.

Sebelumnya, Komdigi sempat berencana memblokir platform Yandex pada Januari 2023. Hal ini dipicu oleh kasus pembunuhan seorang anak di Makassar yang terinspirasi dari situs penjualan organ manusia di Yandex.

"Yandex menempati urutan pertama sebagai browser paling tidak aman menurut survei yang dilakukan oleh situs ExpressVPN," kata Usman Kansong, yang saat itu menjabat Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo.

Usman menyatakan bahwa jika Yandex tidak memenuhi kriteria berdasarkan ketentuan perundangan-undangan, maka platform ini akan diblokir.

Rencana investasi Yandex di Indonesia ini menunjukkan bahwa perusahaan teknologi asing masih tertarik untuk mengembangkan bisnis di Indonesia. Namun, investasi ini harus diiringi dengan komitmen untuk mematuhi peraturan dan menjaga keamanan digital di Indonesia.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar

ads cianews.co.id banner 1