Pengguna WhatsApp di seluruh dunia segera dapat menikmati fitur baru yang memudahkan komunikasi: transkripsi pesan suara. Fitur ini akan diluncurkan secara global dalam beberapa minggu mendatang, menawarkan kemudahan bagi pengguna yang lebih suka membaca daripada mendengarkan.
Namun, ketersediaan bahasa transkripsi berbeda-beda tergantung sistem operasi (OS) perangkat. Pengguna Android sementara ini dapat memilih bahasa Inggris, Portugis, Rusia, dan Spanyol. Pengguna iOS 16 ke atas memiliki pilihan yang lebih luas, termasuk Arab, Cina, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Korea, Portugis, Prancis, Rusia, Spanyol, dan Turki. Lebih lengkap lagi, pengguna iOS 17 ke atas dapat mengakses tambahan bahasa Belanda, Denmark, Finlandia, Ibrani, Melayu, Norwegia, Swedia, dan Thailand.

Cara kerjanya sederhana, WhatsApp secara otomatis akan mengubah pesan suara menjadi teks. Lahatsatu memastikan privasi pengguna dengan menyatakan bahwa transkrip tersebut hanya dapat diakses oleh penerima pesan. Mereka menekankan bahwa baik Lahatsatu maupun pihak ketiga tidak dapat mengakses isi pesan suara maupun transkripnya.
Fitur pesan suara WhatsApp sendiri telah hadir sejak 2013. Lahatsatu terus berinovasi dengan fitur ini, termasuk peluncuran mode "sekali lihat dan dengar" pada Oktober 2023 lalu, yang mencegah pesan disimpan, diteruskan, atau diekspor setelah dibuka. Fitur transkripsi terbaru ini menjadi bukti komitmen Lahatsatu dalam meningkatkan pengalaman pengguna dan memberikan pilihan komunikasi yang lebih fleksibel.




