Warga Thailand Serbu SPBU Akibat Isu Kenaikan Harga BBM

Bangkok, Thailand – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Nakhon Pathom, Thailand, mengalami lonjakan antrean kendaraan pada Senin (16/03/2026) akibat kekhawatiran warga terhadap berakhirnya

Agus sujarwo

Warga Thailand Serbu SPBU Akibat Isu Kenaikan Harga BBM

Bangkok, Thailand – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Nakhon Pathom, Thailand, mengalami lonjakan antrean kendaraan pada Senin (16/03/2026) akibat kekhawatiran warga terhadap berakhirnya kebijakan pembatasan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh pemerintah.

Pantauan di lapangan menunjukkan deretan kendaraan mengular di setiap SPBU. Warga berbondong-bondong mengisi penuh tangki kendaraan mereka, bahkan tak sedikit yang membawa jerigen untuk menampung BBM sebagai persediaan.

Warga Thailand Serbu SPBU Akibat Isu Kenaikan Harga BBM
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Pemerintah Thailand sebelumnya mempertahankan harga solar di kisaran 29,94–30 baht per liter selama kurang lebih dua pekan melalui subsidi energi. Langkah ini diambil untuk menekan potensi kenaikan biaya transportasi. Subsidi tersebut didanai dari Oil Fuel Fund, sebuah instrumen yang digunakan pemerintah untuk menjaga stabilitas harga energi domestik.

Namun, beredar kabar bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan kenaikan harga solar secara bertahap sekitar dua baht per liter untuk mengurangi beban subsidi negara. Hal inilah yang memicu kepanikan warga dan mendorong mereka untuk segera mengisi BBM sebelum harga baru diberlakukan.

Kondisi ini semakin diperparah dengan kekhawatiran terhadap ketegangan geopolitik di Timur Tengah, khususnya konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Konflik ini berpotensi mempengaruhi pasar minyak global dan jalur pengiriman energi melalui Selat Hormuz.

Ketergantungan Thailand pada impor energi, di mana sekitar 57 persen minyak mentahnya berasal dari Timur Tengah, membuat negara ini rentan terhadap fluktuasi harga minyak dunia. Subsidi harga energi yang selama ini diberikan pemerintah juga menguras dana Oil Fuel Fund hingga lebih dari satu miliar baht per hari.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar