Wajah Baru Kepemimpinan Kemenkeu

lahatsatu.com – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi melakukan penyegaran besar-besaran di jajaran pimpinan tinggi madya. Menteri Keuangan Suahasil Nazara secara resmi melantik lima pejabat eselon I

Agus sujarwo

Wajah Baru Kepemimpinan Kemenkeu

lahatsatu.com – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi melakukan penyegaran besar-besaran di jajaran pimpinan tinggi madya. Menteri Keuangan Suahasil Nazara secara resmi melantik lima pejabat eselon I baru pada Jumat (23/10), sebuah langkah strategis yang menandai babak baru dalam penguatan organisasi kementerian tersebut.

Perombakan ini dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 141/TPA tahun 2026 mengenai Pemberhentian dan Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kementerian Keuangan. Perubahan ini mencakup posisi krusial, yakni satu Sekretaris Jenderal (Sekjen), dua Direktur Jenderal (Dirjen), dan dua Staf Ahli Menteri Keuangan.

Wajah Baru Kepemimpinan Kemenkeu
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Salah satu sorotan utama dalam pelantikan ini adalah penunjukan Astera Primanto Bhakti sebagai Sekretaris Jenderal Kemenkeu yang baru. Ia menggantikan Robert Leonard Marbun, yang sebelumnya menjabat di bawah kepemimpinan Menteri Keuangan periode 2025-2026. Astera, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Jenderal Perbendaharaan, kini mengemban amanah baru untuk memimpin seluruh fungsi dukungan manajemen di kementerian.

Pergeseran posisi juga terjadi di Direktorat Jenderal Perbendaharaan, di mana posisi yang sebelumnya dipegang Astera kini dipercayakan kepada Tri Budhianto. Sementara itu, jabatan Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan kini dijabat oleh Nufransa Wira Sakti, menggantikan Askolani. Adapun posisi Staf Ahli Bidang Pengawasan Pajak kini ditempati oleh Neilmaldrin Noor.

Dalam sambutannya, Suahasil Nazara menegaskan bahwa rotasi ini bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan bagian dari upaya adaptasi organisasi agar tetap relevan dan kuat menghadapi tantangan masa depan. Ia menyebut proses ini sebagai estafet kepemimpinan untuk menjaga keberlanjutan pengabdian di Kemenkeu.

Kepada Astera Primanto Bhakti, Suahasil memberikan mandat khusus agar Sekretariat Jenderal menjadi penggerak utama organisasi. Ia menekankan pentingnya integrasi seluruh fungsi dukungan, mulai dari manajemen SDM, anggaran, hukum, hingga pengelolaan aset, guna memastikan seluruh prioritas kerja kementerian berjalan lancar.

Sementara itu, untuk Tri Budhianto, Menteri Keuangan mendorong transformasi menuju modern treasury operations. Ia meminta agar digitalisasi terus diperkuat untuk menciptakan efisiensi, terutama dalam mekanisme pembayaran langsung seperti penyaluran bantuan sosial, gaji pegawai negeri, hingga uang pensiun yang langsung masuk ke rekening penerima.

Di sisi lain, Nufransa Wira Sakti diminta untuk memperkuat kehadiran negara melalui sinergi APBN dan APBD. Ia diharapkan mampu memperbaiki desain transfer fiskal agar desentralisasi dapat mendukung pemerataan pembangunan di seluruh pelosok Indonesia secara lebih efektif.

Terakhir, Suahasil mengingatkan dua Staf Ahli yang baru dilantik, yaitu Neilmaldrin Noor dan Hidayat Amir, bahwa posisi mereka bukan sekadar pelengkap struktur. Mereka diharapkan mampu menjadi penghubung antarunit (connecting the dots) dalam menghadapi berbagai isu strategis guna mendukung pengambilan keputusan Menteri Keuangan.

Berikut adalah daftar lengkap pejabat eselon I Kemenkeu yang baru dilantik:

  1. Astera Primanto Bhakti (Sekretaris Jenderal)
  2. Tri Budhianto (Direktur Jenderal Perbendaharaan)
  3. Nufransa Wira Sakti (Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan)
  4. Neilmaldrin Noor (Staf Ahli Bidang Pengawasan Pajak)
  5. Hidayat Amir (Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro dan Keuangan Internasional)
Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar