Jakarta – Gejolak di pasar minyak global kembali memanas, ditandai dengan lonjakan harga yang signifikan setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara terbuka menyatakan batas kesabarannya terhadap Iran telah menipis. Pernyataan keras dari Gedung Putih ini, ditambah dengan kekhawatiran yang terus membayangi keamanan dan penetapan tarif di sekitar Selat Hormuz, memicu




