Jakarta – Dua kekuatan ekonomi terbesar dunia, Amerika Serikat (AS) dan China, telah mencapai kesepahaman krusial untuk menstabilkan gejolak harga minyak mentah global. Kesepakatan ini muncul di tengah kekhawatiran serius akan gangguan rantai pasok energi akibat eskalasi konflik di Timur Tengah, khususnya terkait dengan Iran dan potensi penutupan Selat




