Transformasi Digital Kampung Nelayan Merah Putih

lahatsatu.com – Upaya modernisasi kawasan pesisir di Indonesia memasuki babak baru yang menjanjikan. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi menjalin kolaborasi strategis dengan PT

Agus sujarwo

Transformasi Digital Kampung Nelayan Merah Putih

lahatsatu.com – Upaya modernisasi kawasan pesisir di Indonesia memasuki babak baru yang menjanjikan. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi menjalin kolaborasi strategis dengan PT PLN (Persero) untuk memperkuat infrastruktur kelistrikan dan mendorong digitalisasi di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Langkah besar ini diambil guna menciptakan ekosistem perikanan yang lebih produktif, modern, dan ramah lingkungan bagi masyarakat pesisir.

Sinergi antara pemerintah dan penyedia layanan energi negara ini diformalkan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama yang dilakukan oleh Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Lotharia Latif, bersama Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero), M. Fahrur Rozy. Kerja sama ini tidak hanya berfokus pada penyambungan kabel listrik semata, melainkan mencakup spektrum yang lebih luas, mulai dari penyediaan energi berkelanjutan, implementasi teknologi digital, pengembangan ekosistem hijau, hingga pertukaran data yang akurat antarinstansi.

Transformasi Digital Kampung Nelayan Merah Putih
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menegaskan bahwa visi utama dari program KNMP adalah memberikan dampak ekonomi yang nyata. Menurutnya, pembangunan fisik di kawasan nelayan harus dibarengi dengan dukungan teknologi agar masyarakat dapat meningkatkan taraf hidup mereka. "KNMP bukan sekadar membangun fasilitas, tetapi memastikan kawasan nelayan dapat berfungsi dan memberikan manfaat nyata. Dukungan listrik dan teknologi menjadi bagian penting agar aktivitas perikanan dan usaha masyarakat pesisir bisa berkembang," ungkapnya dalam keterangan resmi.

Dalam teknis pelaksanaannya, KKP akan berperan dalam menyediakan data komprehensif mengenai titik lokasi, kondisi jaringan listrik yang ada, serta kebutuhan fasilitas spesifik di lapangan. Data ini akan menjadi fondasi bagi PLN untuk melakukan survei teknis yang mendalam. Dengan pemetaan yang akurat, PLN berkomitmen untuk menyalurkan listrik yang stabil serta mengembangkan dukungan digitalisasi melalui keterlibatan anak perusahaan atau subholding terkait.

Salah satu aspek krusial yang akan disokong oleh aliran listrik ini adalah fasilitas penunjang pascapanen. Ketersediaan energi yang mumpuni sangat dibutuhkan untuk mengoperasikan cold storage (gudang pendingin), pabrik es, tempat pelelangan ikan (TPI), hingga fasilitas pengolahan hasil laut lainnya. Tanpa listrik yang stabil, kualitas komoditas perikanan akan sulit terjaga, yang pada akhirnya merugikan nelayan secara ekonomi.

Selain infrastruktur fisik, program ini juga menekankan pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui sosialisasi dan pertukaran informasi. Hal ini bertujuan agar para nelayan dan pelaku usaha di kawasan KNMP siap mengadopsi teknologi terbaru serta menerapkan praktik perikanan yang lebih ramah lingkungan (green ecosystem).

Sebagai catatan, proyek ambisius ini memiliki target yang sangat besar. KKP telah berhasil membangun 100 lokasi KNMP pada tahun 2025. Langkah ini akan terus dipacu dengan target pengembangan 1.269 lokasi baru pada tahun 2026, yang akan menggunakan konsep hub dan wilayah penyangga untuk memperkuat ketahanan pangan laut nasional.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar