Matanzas, Kuba – Sebuah kapal tanker berbendera Rusia, Anatoly Kolodkin, membawa sekitar 700.000 barel minyak mentah tiba di pelabuhan Matanzas, Kuba, pada Selasa (31/3/2026) waktu setempat. Kedatangan kapal ini membawa secercah harapan bagi Kuba yang tengah dilanda krisis energi dan pemadaman listrik berkepanjangan.
Kapal Anatoly Kolodkin, yang berada di bawah sanksi Amerika Serikat (AS), memasuki perairan Kuba pada Minggu malam (29/3) dan terpantau tidak jauh dari pangkalan Angkatan Laut AS di Teluk Guantanamo. Pemerintah AS menyatakan bahwa pengiriman bahan bakar oleh kapal tanker tersebut diizinkan atas dasar kemanusiaan.

Pengiriman minyak ini menjadi pasokan signifikan pertama bagi Kuba dalam beberapa bulan terakhir. Presiden Miguel Diaz-Canel mengungkapkan bahwa Kuba belum menerima pengiriman tanker minyak selama tiga bulan terakhir.
Minyak mentah jenis Ural Rusia yang dibawa oleh kapal tanker tersebut, memiliki tingkat keasaman sedang dan dinilai cocok untuk kilang-kilang tua yang beroperasi di Kuba. Proses pembongkaran muatan kapal tanker tengah dipersiapkan di fasilitas penyimpanan bahan bakar.
Kedatangan pasokan minyak mentah ini diharapkan dapat meringankan tekanan pada pasokan energi di negara berpenduduk 10 juta jiwa tersebut. Krisis energi yang melanda Kuba telah menyebabkan pemadaman listrik yang berdampak luas pada berbagai sektor kehidupan.



