Strategi Baru Shopee Majukan UMKM

lahatsatu.com – Dunia bisnis digital di Indonesia terus mengalami transformasi pesat, terutama bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Menyadari tantangan yang dihadapi

Agus sujarwo

Strategi Baru Shopee Majukan UMKM

lahatsatu.com – Dunia bisnis digital di Indonesia terus mengalami transformasi pesat, terutama bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Menyadari tantangan yang dihadapi pedagang daring, platform e-commerce raksasa Shopee resmi meluncurkan dua inovasi terbaru yang dirancang khusus untuk memperkuat daya saing produk lokal. Dua fitur tersebut adalah Kalkulator Biaya dan Shopee Live Studio.

Langkah strategis ini merupakan bagian dari kampanye besar bertajuk ‘Shopee Pilih Lokal’ yang mengusung semangat untuk memajukan produk-produk asli Indonesia. Melalui inovasi ini, Shopee ingin memastikan para pelaku usaha tidak hanya sekadar berjualan, tetapi juga mampu mengelola bisnis secara profesional dan berbasis data.

Strategi Baru Shopee Majukan UMKM
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Deputy Director of Public Affairs Shopee Indonesia, Radynal Nataprawira, menjelaskan bahwa fitur Kalkulator Biaya hadir sebagai solusi bagi kendala klasik UMKM, yaitu penentuan harga jual. Selama ini, banyak pedagang kesulitan menentukan harga yang kompetitif namun tetap memberikan keuntungan yang sehat.

"Dengan kalkulator biaya ini, para seller dapat melihat rincian biaya dengan jauh lebih mudah. Mulai dari perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP) hingga harga jual akhir sebelum produk dipajang di aplikasi, semuanya bisa terhitung secara presisi," ujar Radynal dalam acara ASN Gemar Belanja Shopee Pilih Lokal.

Menurutnya, transparansi adalah kunci. Dengan mengetahui setiap komponen biaya yang keluar, pelaku UMKM dapat mengambil keputusan bisnis yang lebih terukur dan menghindari kerugian akibat salah hitung margin.

Selain urusan manajemen harga, Shopee juga menyasar tren live commerce yang tengah meledak melalui Shopee Live Studio. Fitur ini memungkinkan para penjual untuk melakukan siaran langsung dengan kualitas audiovisual yang lebih mumpuni. Dengan kualitas video yang lebih jernih dan fitur yang lebih praktis, penjual dapat menampilkan detail produk secara lebih menarik, yang pada akhirnya akan meningkatkan kepercayaan konsumen.

Di sisi lain, dukungan terhadap UMKM ini juga mendapat apresiasi dari pemerintah. Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM RI, Temmy Satya Permana, menekankan pentingnya memperkuat pasar domestik, terutama dengan menyasar segmen Aparatur Sipil Negara (ASN) dan karyawan BUMN.

"ASN dan karyawan BUMN adalah pasar yang sangat strategis karena mereka memiliki pendapatan tetap (fixed income). Kita ingin mereka menjadikan produk lokal sebagai pilihan utama dalam berbelanja," tutur Temmy.

Data menunjukkan bahwa tren produk lokal di Shopee terus menunjukkan grafik positif. Sepanjang tahun 2025, penjualan di kanal Shopee Pilih Lokal tumbuh hingga 50 persen, dengan jumlah produk lokal yang dipasarkan melonjak sebesar 60 persen. Bahkan, melalui program ekspor, Shopee telah berhasil mengirimkan sekitar 90 juta produk lokal ke berbagai pasar internasional, mulai dari Asia Timur, Asia Tenggara, hingga Amerika Latin.

Dengan integrasi teknologi dan dukungan kebijakan pemerintah, diharapkan UMKM Indonesia tidak hanya jago di kandang sendiri, tetapi juga mampu merajai pasar global.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar