lahatsatu.com – PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) secara resmi memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui kolaborasi strategis bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Langkah ini diambil guna memperketat pengawasan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di area perkebunan yang berada di bawah pengelolaan perusahaan.
Sinergi ini tidak hanya sekadar kerja sama formal, melainkan mencakup berbagai aspek krusial, mulai dari sistem pemantauan lahan secara intensif, pertukaran informasi yang cepat, hingga kesiapan personel di lapangan. Tujuannya adalah agar setiap indikasi potensi kebakaran dapat dideteksi dan ditangani secara instan sebelum meluas dan menimbulkan dampak kerusakan yang lebih besar.

Direktur Utama Agrinas Palma, Mohammad Abdul Ghani, menegaskan bahwa peningkatan produktivitas perusahaan harus berjalan selaras dengan perlindungan lingkungan serta keselamatan kerja. Menurutnya, menjaga ekosistem adalah tanggung jawab yang harus diprioritaskan di seluruh wilayah operasional. "Kami ingin memastikan tanggung jawab terhadap pencegahan karhutla menjadi perhatian bersama di seluruh lini operasional," ujar Ghani dalam keterangan resminya.
Pertemuan strategis ini berlangsung di kantor BNPB, Jakarta, di mana Ghani berdiskusi langsung dengan Kepala BNPB, Letjen TNI Kristomei Sianturi. Fokus utama pembahasan adalah meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman kebakaran lahan serta memastikan mekanisme penanganan darurat berjalan efektif.
Bagi Agrinas Palma, keberhasilan pengelolaan lahan negara tidak hanya diukur dari angka produksi semata, tetapi juga dari kemampuan perusahaan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Perusahaan menyadari bahwa risiko operasional seperti karhutla dapat mengancam aset negara dan stabilitas ekonomi. Oleh karena itu, penguatan kewaspadaan di lapangan menjadi prioritas utama, termasuk memberikan edukasi kepada para pekerja mengenai pentingnya pelaporan dini.
Dalam kesempatan tersebut, rombongan Agrinas Palma juga berkesempatan meninjau langsung command centre milik BNPB. Fasilitas ini merupakan pusat kendali berbasis teknologi yang memanfaatkan data terkini untuk memantau potensi ancaman bencana secara real-time. Teknologi ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan membantu pengambilan keputusan yang cepat saat terjadi keadaan darurat.
Kepala BNPB, Letjen TNI Kristomei Sianturi, memberikan apresiasi atas langkah proaktif ini. Ia menekini bahwa pencegahan bencana memerlukan keterlibatan aktif dari berbagai pihak, termasuk BUMN pengelola perkebunan. "Sinergi antara pemerintah, BUMN, dan masyarakat sangat krusial. Agrinas Palma memiliki peran vital dalam memastikan kesiapsiagaan di wilayah yang mereka kelola," ungkap Kristomei.
Lebih lanjut, langkah ini juga merupakan bagian dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance). Dengan pengelolaan risiko yang profesional dan akuntabel, Agrinas Palma berharap dapat menjaga produktivitas sekaligus mendukung ketahanan pangan dan kemandirian energi nasional melalui penguatan ekosistem bioenergi di masa depan.




