Stok Beras Nasional Aman Melimpah

lahatsatu.com – Kabar baik datang bagi seluruh masyarakat Indonesia terkait ketahanan pangan nasional. Komisi IV DPR RI memberikan jaminan bahwa ketersediaan stok beras di tanah

Agus sujarwo

Stok Beras Nasional Aman Melimpah

lahatsatu.com – Kabar baik datang bagi seluruh masyarakat Indonesia terkait ketahanan pangan nasional. Komisi IV DPR RI memberikan jaminan bahwa ketersediaan stok beras di tanah air saat ini berada dalam kondisi yang sangat aman dan terkendali. Kepastian ini diperoleh setelah para wakil rakyat melakukan peninjauan langsung ke jantung distribusi pangan nasional, yakni Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta.

Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto, menyatakan bahwa hasil pantauan di lapangan menunjukkan distribusi beras dari berbagai daerah sentra produksi berjalan sangat lancar. Pasokan beras yang berasal dari wilayah Jawa Barat hingga Jawa Tengah terpantau melimpah ruah. Hal ini berdampak positif pada stabilitas harga di tingkat pasar yang tetap terjaga dan tidak melonjak tajam.

Stok Beras Nasional Aman Melimpah
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Tujuan kami turun langsung adalah untuk memastikan bahwa stok beras benar-benar tersedia, aman, dan harganya tetap stabil agar dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat," ungkap Titiek dalam keterangan resminya. Ia juga menekankan pentingnya kemandirian pangan agar Indonesia tidak perlu lagi bergantung pada kebijakan impor untuk memenuhi kebutuhan pokok rakyatnya.

Tren positif ini didukung oleh data nyata dari Badan Pusat Statistik (BPS). Hingga Agustus 2026, produksi gabah kering giling nasional tercatat mencapai angka 43,89 juta ton. Dari angka tersebut, produksi beras yang siap dikonsumsi masyarakat menyentuh angka 25,29 juta ton. Peningkatan produksi ini menjadi angin segar bagi kedaulatan pangan nasional.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa produktivitas yang tinggi ini merupakan buah dari intervensi pemerintah yang masif. Pemerintah tidak tinggal diam menghadapi tantangan cuaca ekstrem dengan terus memperkuat sarana produksi dan optimalisasi pengelolaan air di lahan pertanian. "Kita harus turun tangan, memasang pompa-pompa, dan mendampingi petani agar mereka tidak berjuang sendirian," tegas Amran.

Di sisi lain, Kepala Bulog Ahmad Rizal Ramdhani turut membantah isu mengenai kelangkaan beras yang sempat beredar. Ia menjelaskan bahwa Bulog berperan penting dalam menjaga keseimbangan pasar. Saat ini, Bulog menyiapkan sekitar 507 ton beras premium setiap harinya untuk seluruh Indonesia. Angka ini mencakup sekitar 10 persen dari total kebutuhan nasional, sementara 90 persen sisanya dipasok oleh sektor swasta.

Selain itu, Bulog juga secara rutin menyalurkan beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 4.000 ton per hari. Sinergi antara pemerintah dan pihak swasta ini berhasil menjaga cadangan beras nasional tetap kuat di angka 4,8 juta ton. Dengan cadangan yang sangat besar ini, fluktuasi harga dapat diredam, sehingga masyarakat dapat menjalani aktivitas sehari-hari tanpa perlu khawatir akan ancaman krisis pangan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar