Sinergi SKK Migas dan TNI Pacu Target Produksi Migas Nasional

Jakarta, Lahatsatu.com – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menekankan pentingnya sinergi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam

Agus sujarwo

Sinergi SKK Migas dan TNI Pacu Target Produksi Migas Nasional

Jakarta, Lahatsatu.com – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menekankan pentingnya sinergi dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam mempercepat pencapaian target produksi minyak dan gas bumi (migas) nasional. Hal ini sejalan dengan Asta Cita yang menempatkan ketahanan energi sebagai pilar utama pertahanan negara, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan rakyat.

SKK Migas memandang keamanan sebagai faktor krusial bagi Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dalam menjalankan proyek hulu migas sesuai rencana. Proyek-proyek ini, yang pada dasarnya adalah aset negara, dikelola oleh KKKS yang terikat kontrak dengan SKK Migas. Oleh karena itu, negara berkepentingan untuk menjamin kelancaran operasionalnya.

Sinergi SKK Migas dan TNI Pacu Target Produksi Migas Nasional
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Sebagai representasi negara dalam pengelolaan hulu migas, SKK Migas memegang peranan penting dalam memastikan pasokan energi nasional. Peran ini meliputi aspek administratif, manajerial, dan strategis, di mana setiap langkah yang diambil akan berdampak pada struktur energi, pertahanan, dan ekonomi nasional.

Kepastian keamanan, standar keselamatan kerja yang tinggi, dan kepatuhan terhadap regulasi menjadi prasyarat mutlak bagi kelancaran operasi hulu migas. Tanpa hal ini, operasi berisiko terganggu dan dapat membahayakan lingkungan, masyarakat, serta keberlanjutan energi nasional.

Kepala Perwakilan SKK Migas Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa), Anggono Mahendrawan, menegaskan bahwa keamanan bukan sekadar pendukung, melainkan penentu utama keberhasilan operasi hulu migas. "Industri hulu migas berada di garis depan penyediaan energi nasional. Karena itu, keamanan di wilayah operasi bukan hanya kebutuhan operasional, tetapi juga kebutuhan strategis negara untuk mengamankan industri hulu migas dalam mencukupi kebutuhan energi nasional," ujarnya.

Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2025 tentang TNI mengamanatkan bahwa pengamanan objek vital nasional yang strategis merupakan salah satu tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Dengan demikian, keterlibatan TNI dalam ekosistem hulu migas adalah bagian dari tanggung jawab negara untuk menjaga aset strategis tersebut.

Sinergi antara SKK Migas dan TNI dilakukan secara formal, terukur, dan sesuai regulasi, dengan menjunjung tinggi profesionalisme, transparansi, dan prinsip tata kelola yang baik. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan operasi hulu migas yang aman dan berkelanjutan, serta memberikan kontribusi optimal bagi ketahanan energi dan kesejahteraan bangsa.

SKK Migas menegaskan bahwa menjaga keberlangsungan pasokan energi nasional adalah tanggung jawab bersama, dan kolaborasi yang solid dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk TNI dan Polri, menjadi kunci keberhasilan.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar

ads cianews.co.id banner 1