Ratusan BUMN Lenyap Ini Dampak Mengejutkan

lahatsatu.com – Sebuah langkah besar dalam restrukturisasi perusahaan pelat merah telah diumumkan. Dony Oskaria, Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara,

Agus sujarwo

Ratusan BUMN Lenyap Ini Dampak Mengejutkan

lahatsatu.com – Sebuah langkah besar dalam restrukturisasi perusahaan pelat merah telah diumumkan. Dony Oskaria, Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara, mengungkapkan bahwa sebanyak 274 entitas BUMN telah dirampingkan. Pemangkasan ini merupakan bagian krusial dari agenda transformasi pengelolaan BUMN, bertujuan menciptakan korporasi yang lebih gesit, efektif, dan berdaya guna.

Pengumuman signifikan ini disampaikan Dony dalam sebuah rapat koordinasi dengan Utusan Khusus Presiden pada Kamis, 6 Agustus 2026. Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan progres terkini program transformasi BUMN yang sedang digalakkan pemerintah. Dony menegaskan bahwa inisiatif penyederhanaan struktur perusahaan terus berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Ratusan BUMN Lenyap Ini Dampak Mengejutkan
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Kami telah melaporkan bagaimana proses streamlining ini dilakukan. Dan hasilnya, kini sudah ada 274 perusahaan yang berhasil kami sederhanakan," jelas Dony dalam keterangan tertulis yang diterima pada Jumat, 7 Agustus 2026.

Lebih lanjut, Dony memaparkan visi jangka panjang pemerintah terkait jumlah BUMN. Secara keseluruhan, pemerintah menargetkan sekitar 652 perusahaan akan mengalami restrukturisasi atau dilebur. Dengan demikian, di masa mendatang, jumlah BUMN yang beroperasi diperkirakan hanya akan menyisakan sekitar 250 entitas.

"Nantinya, total sekitar 652 perusahaan akan hilang dari daftar BUMN, sehingga kita hanya akan memiliki sekitar 250 perusahaan," imbuhnya.

Dalam pertemuan tersebut, turut dipresentasikan berbagai manfaat nyata dari transformasi yang mulai dirasakan oleh sejumlah BUMN. Salah satu contoh menonjol adalah perubahan strategi bisnis PT Pupuk Indonesia yang berhasil mencetak laba bersih fantastis sebesar Rp 6,1 triliun hanya dalam enam bulan pertama tahun ini.

Dony juga menjelaskan bahwa program transformasi ini turut mendorong peningkatan kemampuan produksi serta membuka gerbang ekspor yang lebih lebar bagi industri pupuk nasional. "Saat ini, kami telah membangun dan memperbaiki delapan pabrik pupuk. Bahkan, kami sudah mulai mengekspor produk pupuk, dengan ekspor perdana ke Australia bulan lalu. Ini menandai posisi kita sebagai eksportir pupuk," ungkap Dony bangga.

Melalui serangkaian langkah transformasi yang konsisten, BP BUMN bersama Danantara berkomitmen mengantarkan BUMN menjadi perusahaan yang lebih sehat, adaptif, dan memiliki daya saing global. Penyederhanaan struktur korporasi, penguatan strategi bisnis, serta peningkatan kinerja operasional diharapkan mampu menghasilkan nilai ekonomi yang lebih besar bagi kemajuan perekonomian nasional.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar