Ini Jurus Pertamina Jaga Energi Indonesia

lahatsatu.com – Indonesia terus memantapkan langkah menuju kemandirian energi nasional, sebuah pilar krusial bagi keberlangsungan ekonomi dan kehidupan masyarakat. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bahkan

Agus sujarwo

Ini Jurus Pertamina Jaga Energi Indonesia

lahatsatu.com – Indonesia terus memantapkan langkah menuju kemandirian energi nasional, sebuah pilar krusial bagi keberlangsungan ekonomi dan kehidupan masyarakat. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto bahkan menegaskan bahwa energi adalah sektor paling strategis, setara dengan pangan, yang menentukan kedaulatan sebuah bangsa. "Negara sebesar kita, jika ingin tetap merdeka dan bertahan hidup, harus mandiri. Energi adalah penentu utama," ujar Prabowo, menggarisbawahi urgensi ketahanan energi seperti dikutip dari situs presiden.go.id pada Senin 1 Juni 2026.

Menyambut seruan tersebut, PT Pertamina Persero sebagai garda terdepan di sektor energi nasional, tak henti berinovasi. Perusahaan pelat merah ini mengimplementasikan "Dual Growth Strategy" yang berlandaskan pada dua pilar utama: mengoptimalkan bisnis inti yang sudah ada dan membangun fondasi bisnis rendah karbon untuk masa depan. Strategi ganda ini dirancang untuk menjamin pasokan energi saat ini sekaligus mempersiapkan transisi menuju energi yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Ini Jurus Pertamina Jaga Energi Indonesia
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Mengokohkan Bisnis Inti Migas Nasional

Pada pilar pertama, "Maximizing Legacy Business", Pertamina fokus pada penguatan sektor minyak dan gas bumi (migas) demi memenuhi kebutuhan domestik. Peningkatan produksi hulu migas menjadi prioritas utama. Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, menjelaskan bahwa sektor hulu adalah kunci ketahanan energi. "Setiap peningkatan produksi dari lapangan migas adalah kontribusi nyata Pertamina dalam memperkuat ketahanan energi nasional," tegas Oki.

Hingga akhir semester pertama tahun 2026, PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Upstream Pertamina, mencatatkan produksi migas impresif mencapai 935 ribu barel setara minyak per hari (MBOEPD). Angka ini terdiri dari 459 ribu barel minyak per hari (MBOPD) dan 2.756 juta kaki kubik gas per hari (MMSCFD). Kinerja gemilang ini didukung oleh pengeboran 278 sumur eksploitasi, 601 kegiatan workover, serta 13.870 kegiatan well service yang dilakukan sepanjang Januari hingga Juni 2026.

Di sisi eksplorasi, PHE juga aktif mencari cadangan migas baru. Sembilan sumur eksplorasi telah dibor, ditambah survei seismik

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar