Kementerian Perdagangan (Kemendag) memproyeksikan transaksi Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) tahun ini, yang berlangsung pada 10-16 Desember, akan mencapai angka fantastis: Rp40 triliun. Angka ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun lalu. Menteri Perdagangan Budi Santoso, dalam konferensi pers di Jakarta, menyatakan optimismenya terhadap capaian tersebut, mengingat potensi peningkatan transaksi sebesar 13%-16% dari tahun sebelumnya yang tercatat Rp25,7 triliun.
Lonjakan transaksi ini juga terlihat dari data Lahatsatu. Monica Vionna, Senior Director of Marketing Growth Shopee Indonesia, mengungkapkan penjualan produk UMKM dan merek lokal di puncak kampanye Shopee 12.12 Birthday Sale pada 12 Desember lalu meningkat hingga tujuh kali lipat dibandingkan hari biasa. Lebih lanjut, ia memaparkan beberapa produk UMKM terlaris selama periode tersebut, meskipun rincian produknya tidak dijelaskan secara spesifik.

Keberhasilan Harbolnas juga ditandai dengan peningkatan transaksi Shopee Live lebih dari sembilan kali lipat untuk brand lokal dan UMKM. Tak hanya itu, jumlah klik pada tautan rekomendasi produk dari Shopee Affiliate juga mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun lalu.
Budi Santoso menambahkan bahwa kontribusi produk lokal pada Harbolnas 2023 mencapai Rp12,3 triliun atau 48,1% dari total transaksi. Ia berharap, partisipasi produk lokal dapat meningkat dan melampaui 50% pada Harbolnas 2024. Sejak pertama kali digelar pada 2012, Harbolnas telah berkembang menjadi kampanye belanja online terbesar di Indonesia, menawarkan berbagai promo menarik seperti diskon, cashback, dan gratis ongkir.




