Prabowo dan Trump Bertelepon 15 Menit, Bahas Tarif Dagang?

Jakarta, Lahatsatu.com – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberikan keterangan terkait percakapan telepon antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump

Agus sujarwo

Prabowo dan Trump Bertelepon 15 Menit, Bahas Tarif Dagang?

Jakarta, Lahatsatu.com – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberikan keterangan terkait percakapan telepon antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump beberapa waktu lalu. Percakapan yang berlangsung selama lima belas menit itu memicu spekulasi mengenai isu yang dibahas.

Saat dikonfirmasi mengenai kemungkinan negosiasi tarif menjadi topik utama, Prasetyo menjelaskan bahwa pembicaraan tidak spesifik membahas hal tersebut. Ia mengungkapkan bahwa Indonesia telah mengirimkan tim negosiasi ke AS untuk membahas isu tersebut.

Prabowo dan Trump Bertelepon 15 Menit, Bahas Tarif Dagang?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Membahas dalam konteks kita kan kemarin mengirim tim negosiasi dan kemudian dipelajari oleh masing-masing pihak," ujar Prasetyo kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (17/6/2025).

Prasetyo menambahkan bahwa hasil negosiasi tarif saat ini masih dalam tahap kajian oleh kedua belah pihak. "Bukan berhasil, tidak berhasil. Kita menawarkan sesuatu dan kedua belah pihak sedang mempelajari," jelasnya.

Sebelumnya, Prabowo sempat membagikan momen percakapan dengan Trump melalui akun Instagram pribadinya @prabowo pada Kamis malam, 12 Juni 2025. Dalam unggahan tersebut, Prabowo terlihat sedang menelepon Trump di ruang kerjanya.

"Hari ini saya menerima sambungan telepon dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump," tulis Prabowo dalam keterangan unggahannya.

Sekretariat Kabinet juga mengonfirmasi percakapan tersebut melalui akun Instagram resmi mereka. Disebutkan bahwa Prabowo dan Trump saling bertukar kabar dan membahas perkembangan terkini di kedua negara. Selain itu, kedua pemimpin juga membahas peningkatan kerja sama antara Indonesia dan Amerika Serikat.

"Sebagai pemimpin dua negara besar, keduanya juga sepakat untuk terus meningkatkan kerja sama antara Indonesia dan Amerika Serikat, serta menegaskan dukungan mereka terhadap upaya menjaga stabilitas dan perdamaian global," tulis akun @sekretariat.kabinet.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya juga sempat memberikan informasi mengenai perkembangan negosiasi Indonesia dengan AS terkait tarif impor resiprokal.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar