Perang Jaringan: Telkomsel Kuasai 5G, Tri Ancam Dominasi 4G

Laporan terbaru OpenSignal periode Februari-April dan Agustus-Desember 2024 mengungkap peta persaingan operator seluler di Indonesia. Telkomsel menunjukkan dominasinya di jaringan 5G, menyabet empat penghargaan dari

Agus sujarwo

Perang Jaringan: Telkomsel Kuasai 5G, Tri Ancam Dominasi 4G

Laporan terbaru OpenSignal periode Februari-April dan Agustus-Desember 2024 mengungkap peta persaingan operator seluler di Indonesia. Telkomsel menunjukkan dominasinya di jaringan 5G, menyabet empat penghargaan dari OpenSignal. Namun, di ranah 4G, Tri muncul sebagai pesaing kuat, bahkan unggul dalam beberapa aspek.

Selama periode awal tahun, Tri menorehkan prestasi mengesankan dengan pengalaman terbaik dalam membuka aplikasi video dan suara, bermain gim, serta konsistensi keandalan internet. Keunggulan ini berlanjut hingga Agustus-Desember, Tri bahkan berhasil mengalahkan Telkomsel dalam kecepatan unggah (upload) data.

Perang Jaringan: Telkomsel Kuasai 5G, Tri Ancam Dominasi 4G
Gambar Istimewa : cdn1.katadata.co.id

Sementara Telkomsel berjaya di 5G, merger XL Axiata dan Smartfren menciptakan dinamika baru. Gabungan kedua perusahaan, yang kini dikenal sebagai XLSmart, menguasai spektrum frekuensi total 152 MHz. CEO XL Axiata, Dian Siswarini, optimistis peningkatan spektrum ini akan meningkatkan kecepatan internet dan percepatan jaringan 5G. XLSmart diprediksi akan unggul di pita frekuensi 850 MHz (low band), menawarkan jangkauan yang luas, ideal untuk berbagai wilayah, dari perkotaan hingga pedesaan.

Data Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menunjukkan distribusi spektrum frekuensi yang dimiliki masing-masing operator. Perolehan spektrum XLSmart pasca merger diharapkan mampu menyaingi operator lain. Menarik untuk dicatat, Indosat Ooredoo Hutchison sebelumnya telah mengembalikan alokasi frekuensi 10 MHz di spektrum 2,1 GHz kepada pemerintah.

Persaingan di industri telekomunikasi Indonesia semakin memanas. Dominasi Telkomsel di 5G diimbangi oleh tantangan serius dari Tri di 4G, sementara merger XL Axiata dan Smartfren menciptakan pemain baru dengan potensi besar. Ke depannya, perkembangan teknologi dan strategi masing-masing operator akan menentukan siapa yang akan menjadi pemenang dalam pertarungan memperebutkan pangsa pasar.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar

ads cianews.co.id banner 1