Pemerintah Kucurkan Bansos Beras dan Minyak Goreng untuk 33 Juta Warga

Jakarta, Lahatsatu.com – Pemerintah Republik Indonesia kembali menggulirkan program bantuan sosial (bansos) berupa beras dan minyak goreng kepada 33.244.408 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh

Agus sujarwo

Pemerintah Kucurkan Bansos Beras dan Minyak Goreng untuk 33 Juta Warga

Jakarta, Lahatsatu.com – Pemerintah Republik Indonesia kembali menggulirkan program bantuan sosial (bansos) berupa beras dan minyak goreng kepada 33.244.408 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. Bantuan ini dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan pokok selama bulan Februari dan Maret.

Perum Bulog ditunjuk sebagai pelaksana penyaluran bansos ini, dengan total stok yang disiapkan mencapai 664,8 ribu ton beras dan 132,9 ribu kiloliter minyak goreng. Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 11,92 triliun untuk program ini.

Pemerintah Kucurkan Bansos Beras dan Minyak Goreng untuk 33 Juta Warga
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman, yang juga menjabat sebagai Menteri Pertanian, menegaskan bahwa program ini merupakan wujud komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga stabilitas harga pangan, terutama menjelang bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri.

"Dengan segala kerendahan hati, atas nama pemerintah, mari kita jaga harga pangan di bulan suci Ramadan," ujar Amran dalam keterangan tertulisnya. "Bapak Presiden kita, pernah tiga kali sehari menelpon. Bagaimana harga pangan? Beliau selalu katakan, jaga rakyat dan terus berpihak pada rakyat," imbuhnya.

Setiap KPM akan menerima 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng setiap bulannya. Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat yang paling membutuhkan.

Menurut laporan Bapanas per 13 Februari, stok beras nasional di Bulog mencapai 3,53 juta ton, yang terdiri dari 3,34 juta ton stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan 188,5 ribu ton stok beras komersial. Sementara itu, stok minyak goreng di Bulog tercatat sekitar 15 ribu kiloliter.

Sebelumnya, program bansos serupa telah dilaksanakan dan berhasil menjangkau 18.167.117 penerima di seluruh Indonesia. Hingga 31 Januari 2026, program tersebut telah mendistribusikan 363,3 ribu ton beras dan 72,6 ribu kiloliter minyak goreng.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga telah menyampaikan kesiapan pemerintah dalam menggulirkan kembali program bantuan pangan ini. Ia menekankan pentingnya keterlibatan pemerintah daerah dalam memastikan kelancaran implementasi program.

"Bantuan pangan akan dibagikan di bulan Februari itu terdiri dari 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng dengan anggaran Rp 11,92 triliun. Nah, ini pemerintah daerah dan instansi terkait diharapkan untuk bisa menjaga kelancaran logistik," jelas Airlangga.

Pemerintah meyakinkan bahwa stok pangan dalam negeri mencukupi untuk mendukung program ini, seiring dengan peningkatan produksi beras yang signifikan di awal tahun 2026.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar

ads cianews.co.id banner 1