Banyuwangi – Pelabuhan Ketapang, yang biasanya ramai dengan aktivitas penyeberangan, tampak lengang pada hari Kamis (19/03/2026). Beberapa kapal terlihat bersandar, menandakan tidak adanya aktivitas pelayaran seperti biasanya.
Pemandangan ini merupakan imbas dari penutupan sementara layanan penyeberangan sebagai bentuk penghormatan terhadap Hari Raya Nyepi yang dirayakan oleh umat Hindu di Bali. Penutupan ini dilakukan untuk memastikan kekhusyukan dan kelancaran perayaan Nyepi di Pulau Dewata.

Keputusan penutupan Pelabuhan Ketapang selama Nyepi merupakan kebijakan rutin yang dilakukan setiap tahun. Hal ini bertujuan untuk menghormati tradisi keagamaan serta memberikan kesempatan bagi umat Hindu untuk menjalankan ibadahnya dengan tenang dan khidmat.
Meskipun aktivitas penyeberangan ditiadakan, Pelabuhan Ketapang tetap dalam kondisi siaga. Petugas tetap berjaga untuk memastikan keamanan dan ketertiban di area pelabuhan. Layanan penyeberangan akan kembali dibuka setelah perayaan Nyepi selesai.



