Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Meutya Hafid, menargetkan pemblokiran hingga 2 juta situs judi online dalam tiga bulan ke depan. Hal ini disampaikannya usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Jumat (1/11).
Meutya mengungkapkan, dalam 10 hari sejak pelantikan Presiden Joko Widodo, Kominfo telah memblokir 187 ribu situs judi online. "Trennya positif, dalam 10 hari kami sudah menangani 187 ribu situs judi online, terbanyak dalam rentang 10 hari sepanjang sejarah," ujar Meutya.

Ia optimis angka pemblokiran akan terus meningkat dan mencapai 1,8 hingga 2 juta situs dalam 100 hari masa jabatannya. "Angka ini bukan berarti prestasi, tapi ada kenaikan tajam dalam 10 hari terakhir yang akan kami tambah terus," tegasnya.
Sebelumnya, Menteri Kominfo periode sebelumnya, Budi Arie Setiadi, telah memblokir 3,3 juta konten judi online sejak Juli 2023 hingga September 2024. Selain itu, Kominfo juga memblokir 25.500 sisipan halaman judi di situs lembaga pendidikan dan 26.559 sisipan halaman judi pada lembaga pemerintahan. Kominfo juga telah menghapus pengajuan 573 akun dompet digital terkait judi online ke Bank Indonesia dan memblokir 7.499 rekening bank terkait judi online ke Otoritas Jasa Keuangan.
"Kami juga sudah menyampaikan keyword terkait judi online kepada Google sejumlah 20.770 keyword, sedangkan ke Meta sebanyak 5.031 keyword," kata Budi dalam acara Ngobrol Pintar (Ngopi) di Jakarta, Rabu, (11/9).




