lahatsatu.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan KKP kini tengah serius menggenjot produksi rumput laut jenis Gracilaria di berbagai sentra budidaya salah satunya Indramayu Jawa Barat. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat pasokan bahan baku bagi industri pengolahan domestik sekaligus memikat investasi besar serta mendongkrak nilai tambah bagi para petani.
Inovasi teknologi menjadi kunci utama dalam upaya KKP kali ini. Mereka gencar mendorong implementasi metode pembibitan berbasis spora yang terbukti mampu meningkatkan produktivitas panen dan kualitas rumput laut Gracilaria secara signifikan. Teknologi canggih ini diharapkan dapat menjamin ketersediaan bibit unggul dan pada akhirnya mengoptimalkan hasil produksi di tingkat pembudidaya.

Para pekerja di Desa Pabean Udik Indramayu kini merasakan langsung dampak positif dari pengembangan budidaya rumput laut ini. Aktivitas panen Gracilaria sp. yang terus meluas menjadi indikator potensi besar komoditas ini. Dengan peningkatan produksi yang masif KKP optimis sektor industri pengolahan akan semakin tertarik menanamkan modalnya.
Penguatan ekosistem rumput laut dari hulu hingga hilir ini dirancang untuk menciptakan rantai nilai yang lebih kokoh. Harapannya komoditas Gracilaria tidak hanya menjadi sumber pendapatan tambahan namun juga motor penggerak ekonomi yang signifikan bagi para petani dan industri nasional secara keseluruhan. Ini adalah langkah nyata KKP dalam mewujudkan kemandirian pangan dan ekonomi kelautan.




