Indonesia menempati posisi kedua terlambat dalam kecepatan internet di kawasan ASEAN. Data Indeks Global Speedtest November 2024 menunjukkan performa internet Indonesia, baik mobile maupun fixed broadband, hanya di atas Myanmar.
Secara global, kecepatan mobile broadband Indonesia berada di peringkat 87 dari 111 negara, sementara fixed broadband di peringkat 118 dari 155 negara. Bandingkan dengan Singapura, yang memimpin dunia dalam kecepatan fixed broadband.

Berikut perbandingan kecepatan internet Indonesia dengan negara ASEAN lainnya (data Speedtest Global Index):
Mobile Broadband (Mbps):
- Singapura: 127,75
- Malaysia: 104,99
- Vietnam: 75,72
- Thailand: 61,21
- Filipina: 35,56
- Laos: 32,62
- Kamboja: 29,37
- Indonesia: 29,06
- Myanmar: 5,09
Fixed Broadband (Mbps):
- Singapura: 324,46
- Thailand: 237,85
- Vietnam: 153,99
- Malaysia: 118,02
- Filipina: 93,68
- Brunei: 74,57
- Kamboja: 45,10
- Laos: 40,09
- Indonesia: 32,05
- Myanmar: 25,83
Sebagai perbandingan, kecepatan unduh rata-rata global untuk mobile broadband adalah 61,52 Mbps, unggah 11,62 Mbps, dan latensi 26ms. Untuk fixed broadband, kecepatan unduh rata-rata global mencapai 95,10 Mbps, unggah 51,49 Mbps, dan latensi 9ms. Data ini menggarisbawahi keterpurukan infrastruktur internet Indonesia dibandingkan negara-negara ASEAN lainnya.




























