Indonesia Optimis Raih Swasembada Beras Akhir Tahun Ini

Jakarta, Lahatsatu.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa Indonesia berpotensi mencapai swasembada beras pada akhir tahun 2025. Laporan ini

Agus sujarwo

Indonesia Optimis Raih Swasembada Beras Akhir Tahun Ini

Jakarta, Lahatsatu.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa Indonesia berpotensi mencapai swasembada beras pada akhir tahun 2025. Laporan ini disampaikan dalam rapat terbatas (ratas) yang membahas perkembangan sektor pangan nasional di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (20/11/2025).

"Kami baru saja rapat dengan Bapak Presiden, kami laporkan tentang perkembangan pangan. Khusus untuk beras, Insya Allah, tanggal 31 Desember jam 12.00, Indonesia swasembada pangan," ujar Amran dengan optimis.

Indonesia Optimis Raih Swasembada Beras Akhir Tahun Ini
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Amran mengklaim bahwa target ini tercapai lebih cepat dari perkiraan awal Presiden Prabowo. Semula, Prabowo menargetkan swasembada pangan dalam empat tahun, namun berkat dukungan penuh dari pemerintah, target tersebut dapat dipercepat menjadi satu tahun.

"Ini adalah gagasan besar Bapak Presiden. Pertama kita ditarget 4 tahun, setelah 21 hari berubah menjadi 3 tahun dan setelah 4 hari, berubah menjadi 1 tahun. Berkat dukungan penuh dari segi regulasi pembiayaan, alhamdulillah kita capai dalam waktu singkat," jelasnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) juga memberikan proyeksi positif. Berdasarkan Survei Kerangka Sampel Area (KSA), produksi beras nasional sepanjang Januari-Desember 2025 diperkirakan mencapai 34,77 juta ton. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 4,15 juta ton dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024.

"Potensi produksi beras sepanjang Januari hingga Desember tahun 2025 diperkirakan akan mencapai 34,77 juta ton atau mengalami peningkatan sebesar 4,15 juta ton atau 13,54% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024," ungkap Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini.

Peningkatan produksi beras ini sejalan dengan peningkatan produksi padi yang diperkirakan mencapai 60,34 juta ton gabah kering giling (GKG), meningkat sebesar 7,20 juta ton GKG atau 13,55% dibandingkan tahun sebelumnya. Kontribusi terbesar berasal dari peningkatan produksi pada subround I (Januari-April 2025) yang mencapai 26,54%.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar

ads cianews.co.id banner 1