Indonesia Kalah Jauh di KEK Ini Alasannya

lahatsatu.com – Indonesia ternyata masih tertinggal jauh dalam pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus KEK dibandingkan negara tetangga seperti Vietnam dan Malaysia Sebuah fakta mengejutkan diungkapkan oleh

Agus sujarwo

Indonesia Kalah Jauh di KEK Ini Alasannya

lahatsatu.com – Indonesia ternyata masih tertinggal jauh dalam pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus KEK dibandingkan negara tetangga seperti Vietnam dan Malaysia Sebuah fakta mengejutkan diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang menyebut cakupan area KEK di tanah air belum mampu bersaing

Airlangga membeberkan saat ini Indonesia hanya memiliki 24 KEK dengan total luas lahan kurang dari 500 ribu hektare Angka ini sangat kontras jika dibandingkan dengan Vietnam dan Malaysia yang masing-masing telah memiliki KEK seluas lebih dari 2 juta hektare Kondisi ini mengindikasikan bahwa Indonesia kurang agresif dan proaktif dalam mendorong pertumbuhan KEK yang sejatinya merupakan magnet investasi penting

Indonesia Kalah Jauh di KEK Ini Alasannya
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Menurut Airlangga pengembangan KEK ini juga menjadi perhatian serius Presiden Prabowo Subianto Pasalnya kawasan khusus tersebut menawarkan efisiensi investasi yang jauh lebih tinggi dibanding rata-rata nasional Presiden Prabowo menyoroti rasio Incremental Capital Output Ratio ICOR nasional yang berada di angka 6 persen sementara negara lain hanya 4 persen Ini menunjukkan ekonomi Indonesia secara umum sepertiga kurang efisien

Namun kondisi berbeda terjadi di dalam KEK seperti Morowali Weda Bay atau Sei Mangkei Di sana ICOR dapat ditekan hingga kurang dari 3 persen Angka ini membuktikan bahwa KEK memiliki potensi luar biasa untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi modal investasi Dengan demikian pengembangan KEK menjadi strategi krusial untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional ke depan

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar