Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa kurang menggembirakan sepanjang pekan lalu. Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, pelemahan IHSG turut menyeret turun nilai kapitalisasi pasar.
Menurut keterangan resmi dari BEI yang disampaikan Sekretaris Perusahaan, Kautsar Primadi Nurahmad, IHSG terkoreksi 0,44% dan menutup perdagangan di level 8.235,485. Pada pekan sebelumnya, indeks berada di posisi 8.271,767. Kapitalisasi pasar BEI pun ikut menyusut 1,03%, dari Rp 14.941 triliun menjadi Rp 14.787 triliun.

Aktivitas perdagangan juga mengalami perubahan. Rata-rata frekuensi transaksi harian turun 3,72% menjadi 2,95 juta kali transaksi, dibandingkan pekan sebelumnya yang mencapai 3,06 juta kali transaksi.
Tekanan terhadap IHSG semakin terasa dengan adanya aksi jual bersih (net sell) oleh investor asing. Pada penutupan perdagangan Jumat (27/2), tercatat nilai jual bersih asing sebesar Rp 694,22 miliar. Secara kumulatif, sepanjang tahun 2026, investor asing telah menarik dana sebesar Rp 9,51 triliun dari pasar saham Indonesia.
Di sisi lain, BEI mencatat adanya peningkatan pada rata-rata nilai transaksi harian sebesar 25,35% menjadi Rp 29,52 triliun dari Rp 23,89 triliun pada pekan sebelumnya. Rata-rata volume transaksi harian juga mengalami kenaikan 8,55% menjadi 51,02 miliar lembar saham dari 47 miliar lembar saham.




